Nol Kasus PMK di Lombok Tengah, 23 Ribu Ternak Disuntik Vaksin

Pemda usulkan vaksin tambahan ke pusat

Lombok Tengah, IDN Times - Dinas Pertanian Kabupaten Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menyatakan, sebanyak 23 ribu ternak sapi dan kerbau telah diberikan vaksin penyakit mulut dan kuku (PMK) sejak digencarkan program vaksinasi oleh pemerintah di awal Agustus hingga saat ini.

"Capaian vaksinasi PMK di Lombok Tengah sudah 23 ribu dari total target 180 ribu ternak," kata Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Lombok Tengah, Taufikurahman seperti dilansir dari Antara pada Rabu (31/8/2022).

1. Target tuntas hingga akhir tahun

Nol Kasus PMK di Lombok Tengah, 23 Ribu Ternak Disuntik Vaksinhttps://steempeak.com/

Ia mengatakan, pelayanan vaksinasi PMK ditargetkan tuntas di akhir tahun sesuai arahan dari pemerintah pusat. Sehingga pihaknya saat ini terus melakukan pelayanan vaksin PMK untuk mencegah penyebaran wabah tersebut.

"Capaian vaksinasi PMK kita terus meningkat setiap pekan," katanya.

Baca Juga: Kejaksaan Fokus Lengkapi Berkas Tiga Tersangka Korupsi RSUD Praya 

2. Usulkan vaksin tambahan

Nol Kasus PMK di Lombok Tengah, 23 Ribu Ternak Disuntik VaksinPetugas kargo melakukan bongkar muat vaksin untuk Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) setibanya dari Prancis di Terminal Kargo Bandara Soekarno Hatta (ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal)

Untuk kebutuhan vaksin PMK masih tetap ada, tergantung dari hasil capaian vaksinasi yang telah dilaksanakan. Di mana, pemerintah daerah bisa mengusulkan kembali tambahan vaksin PMK setelah capaian vaksinasi dari vaksin yang diberikan itu 85 persen.

"Berapapun yang kita usulkan pasti diberikan, asalkan realisasi dari vaksin yang diberikan itu telah mencapai 85 persen, itu syarat untuk mengajukan tambahan vaksin PMK," katanya.

3. Nol kasus PMK

Nol Kasus PMK di Lombok Tengah, 23 Ribu Ternak Disuntik Vaksinpixabay.com/duccoi1987

Ia mengatakan, Kabupaten Lombok Tengah saat ini telah nol kasus PMK, sehingga dengan kondisi itu pemerintah daerah akan terus memperpanjang pembukaan pasar hewan, sehingga pertumbuhan ekonomi masyarakat terus meningkat.

"Dimana sebelumnya direncanakan akan dibuka selama dua pekan dan baru kemudian di evaluasi untuk langkah yang akan dilakukan untuk tetap mencegah wabah PMK," katanya.

4. 96 persen sembuh

Nol Kasus PMK di Lombok Tengah, 23 Ribu Ternak Disuntik VaksinIlustrasi domba. ANTARA FOTO/Yusuf Nugroho

Berdasarkan data sementara total kasus PMK secara kumulatif dari Mei hingga Agustus 3022 mencapai 30.313 ternak yang terdiri ternak Sapi 28.449 ekor, Kerbau 1424 ekor dan Kambing 440 ekor.

"Total ternak yang sembuh itu sekitar 96 persen dari total kasus 30.313 ekor, baik ternak Sapi, Kerbau dan Kambing," katanya.

5. Prokes cegah PMK

Nol Kasus PMK di Lombok Tengah, 23 Ribu Ternak Disuntik VaksinSapi Berhamburan Melarikan Diri di Pelabuhan Merak hingga sampai di Pemukiman Warga (Instagram.com/info.banten)

Ia mengatakan, pembukaan pasar hewan tetap menerapkan protokol PMK yakni dengan melakukan penyemprotan disinfektan dan pemeriksaan terhadap ternak yang masuk ke pasar hewan.

"Protokol tetap kita perketat, untuk mencegah wabah PMK," katanya.

Baca Juga: DPRD NTB Sebut Target PAD Gili Trawangan Rp366 Miliar Terlalu Tinggi

Yerin Shin Photo Community Writer Yerin Shin

Keep happy & healthy

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topik:

  • Linggauni

Berita Terkini Lainnya