Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Mantan Murid Curi Belasan Laptop di Sekolah Lombok Timur

Mantan Murid Curi Belasan Laptop di Sekolah Lombok Timur
www.penerbitlayar.com

Lombok Timur, IDN Times - Tim Puma Polres Lombok Timur dalam waktu 3x24 jam berhasil diungkap dan menangkap dua dari tiga pelaku pencurian 11 laptop. Pencurian itu dilakukan di salah satu SD di wilayah Desa Sakra Selatan, Kecamatan Sakra, Rabu (28/9/2022). Pelakunya adalah mantan siswa yang pernah bersekolah di sana.

Kedua pelaku yang ditangkap tersebut yaitu Ll (15) dan PN (21), dan satu pelaku masih buron. Identitasnya pun telah teridentifikasi, kedua pelaku di tangkap di rumahnya masing-masing tanpa perlawanan.

1. Ditangkap di rumah

Ilustrasi Maling (IDN Times/Mardya Shakti)
Ilustrasi Maling (IDN Times/Mardya Shakti)

Kapolres Lotim melalui Kasi Humas, Iptu Nicolas Oesman saat dikonfirmasi, Kamis, membenarkan, tim Puma berhasil menangkap dua dari tiga pelaku pencurian 11 laptop yang terjadi di salah satu SDN di wilayah Sakra Selatan. Satu pelaku yang buron dalam perburuan dan identitasnya telah teridentifikasi.

"Kedua pelaku ditangkap di rumahnya masing masing, termasuk mengamankan barang bukti," katanya.

2. Pelaku masih di bawah umur

Ilustrasi Pencuri (IDN Times/Mardya Shakti)
Ilustrasi Pencuri (IDN Times/Mardya Shakti)

Menurut mantan Kapolsek Suralaga ini, pengakuan pelaku yang masih di bawah umur ini, menuturkan aksi yang di lakukan tersebut, atas ajakan salah seorang rekannya yang saat ini masih buron.

Modus aksinya, pelaku mendatangi TKP sekitar pukul 01.00 Wita, dengan cara masuk ke dalam ruang guru melalui pintu kamar mandi, setelah berhasil membawa kabur barang bukti, para pelaku sebelum keluar sempat menulis kata kata kasar dan mengacak acak ruang guru.

3. Dendam terhadap kepala sekolah

Pexels.com/Prince Photos
Pexels.com/Prince Photos

Barang bukti yang dibawa kabur pelaku dibawa menggunakan karung dan sebelum membagi hasil jarahannya. Pelaku menyimpan barbuk di salah satu rumah pelaku.

"Terungkapnya ulah pelaku ini berdasarkan sidik jari yang didapatkan di TKP," sebutnya.

Polisi mengatakan bahwa dugaan sementara aksi pelaku dilakukan ada rasa dendam pelaku terhadap oknum kepala sekolah yang merupakan guru para pelaku saat bersekolah tempat mencuri tersebut.

" Kedua pelaku kini mendekam di sel tahanan guna menjalani proses penyidikan guna
mempertanggungjawabkan perbuatannya," jelasnya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Linggauni -
EditorLinggauni -
Follow Us

Latest News NTB

See More

Seorang Anak di Kupang Meninggal setelah Minum Air dari Kulkas

13 Apr 2026, 12:45 WIBNews