Lombok Timur, IDN Times - Ratusan guru honorer yang tergabung dalam Forum P2 dan P3 Lombok Timur menggeruduk kantor DPRD, Kamis (10/8/2023). Mereka mendesak DPRD memperjuangkan nasib mereka menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) dari jalur Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
Aksi ini untuk menindaklanjuti formasi PPPK guru untuk tahun 2023 yang hanya berjumlah 440 formasi. Sementara jumlah guru honorer kategori P2 dan P3 lebih dari 2.000 orang.
Kecilnya jumlah formasi ini membuat para guru honorer menjadi resah dan khawatir tidak bisa terakomodir untuk menjadi ASN PPPK. Mereka juga harus bersaing bersama rekannya untuk memperebutkan kuota formasi yang sudah ditetapkan. Selain itu, pembukaan kembali penerimaan ASN PPPK melalui jalur afirmasi ini, merupakan yang terakhir di tahun 2023.
