Mataram, IDN Times - Badan Pusat Statistik (BPS) memprediksi produksi padi NTB pada 2026 mencapai 1,73 juta ton Gabah Kering Giling (GKG). Produksi padi NTB 2026 mengalami peningkatan sebanyak 18,52 ribu ton atau 1,08 persen dibandingkan produksi padi pada 2025 yaitu sebanyak 1,71 juta ton GKG. Peningkatan tetap terjadi meski di tengah fenomena El-Nino.
Kepala BPS NTB Wahyudin mengatakan peningkatan produksi padi NTB pada 2026 dipengaruhi peningkatan luas panen. Luas panen padi pada 2026 diperkirakan mencapai 326,67 ribu hektare, mengalami peningkatan sebesar 3,77 ribu hektare atau 1,17 persen dibandingkan luas panen padi di 2025 yaitu sebesar 322,90 ribu hektare.
"Produksi padi di NTB tahun 2026 diperkirakan mengalami peningkatan 1,08 persen dibanding tahun sebelumnya. Peningkatan ini didorong oleh meningkatnya luas panen padi sebesar 3,77 ribu hektare, di mana peningkatan luas panen terjadi pada subround 1 2026," kata Wahyudin di Mataram, Senin (2/11/2026).