Salah satu instalasi pembangkit listrik tenaga uap yang dioperasikan 24 jam nonstop untuk menopang pasokan listrik bagi wilayah Jawa Tengah. (IDN Times/Fariz Fardianto)
Terdapat penurunan pasokan daya sebesar 72,1 persen dari kapasitas maksimal yang selama ini tercatat akibat dari penurunan debit air suplai PLTMH selama cuaca ekstrem El Nino berlangsung.
"Kondisi cuaca mendung dalam beberapa hari terakhir juga memberikan dampak pada kinerja PLTS. Keterbatasan sinar matahari menghambat optimalisasi Pembangkit Listrik Tenaga Surya, menyebabkan penurunan pasokan daya sebesar 7,9 persen dari kapasitas maksimal yang bisa disalurkan ke masyarakat," ujarnya.
Ia menambahkan, pihaknya segera merespons situasi ini dan berkomitmen untuk mempercepat proses terpasangnya tambahan mesin pembangkit.
Sudjarwo juga menyampaikan permintaan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami masyarakat. Untuk itu, dirinya juga meminta dukungan doa agar proses pemasangan mesin pembangkit segera selesai dan dapat mensuplai pasokan listrik di Lombok.
"Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan-nya dan kami mengimbau masyarakat untuk tetap bijak menggunakan peralatan listrik sementara tim teknis kami bekerja keras menjaga pasokan listrik tetap andal. Terima kasih atas pengertian dan dukungan seluruh pihak," ucap Sudjarwo.