Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Pengamanan Bandara Lombok Diperketat Jelang WWF di Bali
Polres Lombok Tengah memperketat pengamanan di Bandara Lombok jelang WWF di Bali. (dok. Istimewa)

Lombok Tengah, IDN Times - Polres Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) memperketat pengamanan Bandara Lombok menjelang pelaksanaan World Water Forum (WWF) di Bali.

Kapolres Lombok Tengah AKBP Iwan Hidayat melalui Kasi Humas Polres Lombok Tengah Iptu Lalu Brata Kusnadi mengatakan pengamanan tersebut dilakukan di Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid Lombok. Bandara Lombok merupakan salah satu objek vital pintu masuk dan keluar baik orang maupun barang.

"Pastinya akan kita perketat pengamanan untuk menjaga kamtibmas sebagai langkah kegiatan Operasi Imbangan Puri Agung dalam menghadapi pengamanan WWF di Pulau Bali," kata Kusnadi, Jumat (10/5/2024).

1. Jaga kamtibmas untuk kesuksesan WWF di Bali

Polisi memperketat pengamanan di Bandara Lombok. (dok. Istimewa)

Menjelang pelaksanaan WWF di Bali, Polres Lombok Tengah mengimbau masyarakat untuk ikut aktif menjaga keamanan lingkungan masing-masing agar situasi Kamtibmas tetap aman dan kondusif.

Ia berharap selama kegiatan WWF yang akan digelar mulai 17 Mei hingga 26 Mei dapat berjalan dengan lancar, aman dan sukses.

"Kami berharap selama berlangsungnya WWF di Bali, situasi kamtibmas di wilayah hukum Polres Lombok tetap aman dan kondusif," harapnya.

2. Bahas isu keberlanjutan air di seluruh dunia

Ilustrasi air mineral dalam kemasan (Dok. istimewa)

Dilansir dari laman Sekretariat Kabinet, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan WWF ke-10 merupakan pertemuan penting bagi para pemimpin global dan ahli air. Pertemuan ini diharapkan akan menjadi ajang yang produktif untuk membahas isu-isu keberlanjutan air di seluruh dunia.

Sebanyak 14 kepala negara dan 50 ribu peserta akan hadir. Selain menjadi pusat diskusi global, forum ini juga dianggap sebagai momentum yang sangat baik untuk sektor pariwisata Indonesia. Oleh karena itu, persiapan dari segi logistik, wilayah, hingga keamanan juga harus terjamin.

3. Momentum pariwisata

Kegiatan wisatawan di DTW Tanah Lot (Dok.IDNTimes/Humas Tanah Lot)

Luhut mengatakan pelaksanaan WWF ke-10 menjadi momentum yang baik untuk sektor pariwisata. Sehingga, aparat keamanan seperti TNI dan Polri susah siap melakukan pengamanan.

WWF ke-10 tidak hanya diharapkan menjadi platform yang menghasilkan solusi inovatif untuk masalah air global. Tetapi juga sebagai contoh nyata dari keberhasilan Indonesia dalam menjadi tuan rumah acara internasional berskala besar.

Editorial Team

Related Article