Mataram, IDN Times - Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (BTNGR) mencatat sebanyak 43,25 ton sampah yang dihasilkan dari aktivitas pendakian dan non pendakian di kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani pada 2024. Kepala Balai TNGR Yarman, Jumat (3/1/2025) menyebutkan aktivitas pendakian di Gunung Rinjani selama 2024 menghasilkan sampah sebanyak 40,8 ton lebih.
Sedangkan aktivitas non pendakian menghasilkan sampah sebanyak 2,44 ton lebih. Sampah yang dihasilkan dari aktivitas pendakian dan non pendakian di Gunung Rinjani didominasi sampah anorganik berupa plastik, kaleng, botol kaca, botol plastik dan kertas atau tisu.
