Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Pendaki Paruh Baya Dilaporkan Tewas di Gunung Rinjani

Pendaki Paruh Baya Dilaporkan Tewas di Gunung Rinjani
Suasana pendakian di Taman Nasional Gunung Rinjani (dok. IDN Times)
Share Article

Mataram, IDN Times - Seorang pendaki paruh baya Desa Santong Kecamatan Kayangan Lombok Utara di Nusa Tenggara Barat (NTB) inisial P (45) dilaporkan tewas saat mendaki Gunung Rinjani, Selasa (25/4/2023). 

Korban diketahui mendaki lewat jalur Santong-Pelawangan Senaru pukul 03.00 Wita. 

Kepala Sub Bagian Tata Usaha Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (BTNGR) Dwi Pangestu mengatakan, korban melakukan pendakian lewat jalur yang tidak resmi dipergunakan para pendaki. 

"Jadi bukan pendakian resmi. Kalaupun ada yang mau melakukan kegiatan ritual, kita ada jalur religi. Itulah jalur Torean. Jadi kita arahkan ke jalur Torean. Kalau Santong itu bukan jalur resmi," katanya saat dikonfirmasi IDN Times. 

1. Korban rencananya mau berobat

instagram.com/riekesaputri
instagram.com/riekesaputri

Dwi mengatakan, jalur Santong merupakan rute pendakian tidak resmi direkomendasikan pihak TNGR. Ini membuat jalurnya tidak dikenakan tiket pendakian termasuk asuransi bagi pendaki yang mengalami kecelakaan. 

Pihak BTNGR sudah meresmikan sebanyak 6 jalur yang direkomendasikan untuk dipergunakan para pendaki Gunung Rinjani. 

Dalam proses pengumpulan informasi, Dwi mengantongi data di mana korban merupakan setempat yang akan melakukan ritual pengobatan. "Kita baru tahu juga dia melalui jalur Santong sekitar Gunung Malang infonya. Masyarakat sekitar yang mau berobat atau apa, itu infonya dari teman-teman di lapangan," ungkap Dwi.

2. Imbau masyarakat lewat 6 jalur pendakian resmi ke Gunung Rinjani

Tim evakuasi TNGR mengevakuasi seorang pendaki yang terpeleset di Gunung Rinjani tahun 2022 lalu. (Dok. Balai TNGR)
Tim evakuasi TNGR mengevakuasi seorang pendaki yang terpeleset di Gunung Rinjani tahun 2022 lalu. (Dok. Balai TNGR)

Karenanya, Dwi mengimbau agar ke depannya masyarakat memperhatikan ketentuan dasar dalam pendakian. Di mana salah satunya mendaki lewat jalur resmi sudah ditentukan pihak pengelola. 

TNGR membuka kembali 6 jalur pendakian Gunung Rinjani pada 1 April 2023 lalu, yakni Torean, Senaru, Sembalun, Aik Berik, Timbanuh, dan Tete Batu.

Pendaki dapat melakukan booking tiket pendakian secara online melalui aplikasi e-Rinjani.

"Itu ada asuransinya dan terpantau oleh petugas untuk data diri dan sebagainya. Jalur pendakian resmi selalu dimonitor teman-teman di lapangan. Kita harapkan masyarakat juga mematuhi aturan pendakian yang sudah ada di TNGR melalui jalur resmi," harapnya.

3. Kuota jumlah pendaki di masing-masing jalur pendakian

Para pendaki Gunung Rinjani mendirikan tenda. (dok. Balai TNGR)
Para pendaki Gunung Rinjani mendirikan tenda. (dok. Balai TNGR)

Pihak TNGR sempat menutup jalur pendakian Gunung Rinjani pada 1 Januari hingga 31 Maret 2023. Kuota pendakian ke Gunung Rinjani kembali normal, yaitu sebanyak 700 pendaki per harinya dari masing-masing 6 pintu masuk jalur pendakian resmi. 

Durasi kunjungan wisata alam non pendakian dapat dilakukan setiap hari, sedangkan untuk kunjungan wisata pendakian selama 4 hari 3 malam. 

Share Article
Topics
Editorial Team
Sri Gunawan Wibisono
Muhammad Nasir
Sri Gunawan Wibisono
EditorSri Gunawan Wibisono

Latest News NTB

See More

NTB Dapat Tambahan Pembangunan 40 Kampung Nelayan Merah Putih

27 Mei 2026, 18:06 WIBNews