Mataram, IDN Times - Pemerintah Pusat memberikan lampu hijau kepada provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) untuk melakukan ekspor beras ke Timor Leste. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) NTB, Lalu Wiranata mengatakan ketersediaan cadangan beras dipastikan aman dan mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga dua tahun ke depan.
Wiranata menyebutkan Badan Pusat Statistik (BPS) telah merilis angka sementara produksi padi di NTB pada 2026 sebanyak 1,73 juta ton gabah kering giling (GKG). Dengan produksi padi sebanyak itu, NTB mengalami surplus beras pada 2026.
"Ini yang minta beras Timor Leste tapi belum bisa kita penuhi, alasannya karena angkutan. Saya sudah lapor ke sana (pemerintah pusat), angkutan yang jadi kendala," kata Wiranata di Mataram, Kamis (5/11/2026).