PELNI Kupang Imbau Penumpang Beli Tiket Diskon dan Hindari Calo

- PELNI Kupang mencatat antusiasme tinggi terhadap program diskon tiket kapal hingga 30 persen dengan penjualan mencapai 72 persen dari total anggaran Rp42,3 miliar per 19 Maret 2026.
- Masyarakat NTT diimbau segera membeli tiket melalui kanal resmi seperti aplikasi PELNI Mobile untuk menikmati harga hemat dan menghindari praktik calo selama periode diskon berlangsung.
- PELNI memastikan keselamatan tetap prioritas meski lonjakan penumpang meningkat, dengan 25 kapal beroperasi di 483 rute dan singgah di 75 pelabuhan seluruh Indonesia.
Kupang, IDN Times - PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) mencatat respon baik masyarakat terhadap program stimulus ekonomi berupa diskon tiket kapal penumpang hingga 30 persen. Permintaannya sudah mencapai 72 persen atau setara 338.474 tiket dari total anggaran Rp42,3 miliar per 19 Maret 2026.
Kepala Cabang PELNI Kupang, Teguh Hari Setiadi, mengimbau masyarakat di Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk segera memanfaatkan program diskon yang berjalan sejak 11 Februari 202 hingga kuota habis atau paling lambat untuk keberangkatan sampai 5 April 2026.
1. Lebih hemat dan cegah praktik pungli

Menurut Teguh, masyarakat NTT sebagai calon penumpang tentunya akan memperoleh harga lebih murah dengan diskon ini.
"Kami mengajak untuk memaksimalkan program diskon tiket hingga 30 persen ini sebagai kesempatan mudik Lebaran dengan lebih hemat,” ujar dia dalam keterangan yang diterima Jumat (20/3/2026).
Pada kesempatan yang sama ia mengingatkan kepada calon penumpang atau masyarakat NTT secara umumnya untuk membeli tiket melalui kanal resmi agar menghindari praktik percaloan.
“Kami mengingatkan agar masyarakat menghindari praktik percaloan dan selalu melakukan pembelian tiket melalui platform resmi seperti aplikasi PELNI Mobile atau langsung ke kantor PELNI Kupang,” tambah Teguh.
2. Puncak pembelian tiket diskon

Sebelumnya, Sekretaris Perusahaan PELNI, Ditto Pappilanda, dalam rilis yang sama menyebut penjualan tiket diskon saat ini sudah mencapai sekitar 76 persen dari proyeksi 445.534 tiket. Ia mengimbau agar pemudik memanfaatkan program ini.
“Dengan sisa kuota diskon sekitar 28 persen, kami mengimbau masyarakat yang belum memesan tiket untuk segera membeli sebelum kehabisan. Jika kuota habis, maka tarif akan kembali normal,” ujar Ditto, Kamis (19/3/2026).
Untuk periode keberangkatan 11–19 Maret 2026, jumlah penumpang diskon tercatat sebanyak 168.819 orang. Puncak keberangkatan terjadi pada 18 Maret 2026 dengan 27.790 penumpang.
3. Jumlah operasi kapal PELNI

Ditto juga menyebut PELNI akan memastikan aspek keselamatan tetap menjadi prioritas utama meski terjadi lonjakan penumpang.
"Perusahaan terus berkoordinasi dengan otoritas pelabuhan untuk menjaga kapasitas maksimal kapal," tukasnya.
Sebagai informasi, lanjut dia, PELNI saat ini mengoperasikan 25 kapal penumpang yang melayani 483 ruas dan singgah di 75 pelabuhan di seluruh Indonesia.
"Selain itu, PELNI juga mengelola kapal perintis dan tol laut guna mendukung konektivitas nasional, khususnya di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar," tambah dia.


















