Comscore Tracker

Pemda Cek Penginapan yang Belum Dipesan saat Event MotoGP  

Terjunkan tim ke kabupaten/kota di pulau lombok

Mataram, IDN Times - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) melalui Dinas Pariwisata menerjunkan tim ke kabupaten/kota yang berada di Pulau Lombok untuk menyisir penginapan yang belum terjual atau di-booking saat perhelatan MotoGP Mandalika, 18 - 21 Maret mendatang.

Pemprov NTB juga menyiapkan Posko Wisata Harmony MotoGP bagi masyarakat yang memiliki rumah kosong atau kos-kosan yang siap disewakan saat gelaran MotoGP 2022.

"Mulai hari ini Tim Dispar NTB fasilitasi Asita, ASPPI, IPI, Astindo dan pelaku usaha perjalanan meninjau penginapan yang belum dibooking atau belum terjual untuk tanggal 18-21 Maret ke spot penginapan di luar Mandalika, Mataram, dan Senggigi," ujar Kepala Dispar Provinsi NTB Yusron Hadi di Mataram, Rabu (26/1/2022).

1. Cek hotel non bintang dan homestay

Pemda Cek Penginapan yang Belum Dipesan saat Event MotoGP  Salah satu rumah warga di sekitar kawasan Mandalika yang direhabilitasi menjadi sarhunta (Dok. Diskominfotik NTB)

Yusron menjelaskan penyisiran penginapan jenis hotel non bintang, homestay dan camping ground dimulai dari Kecamatan Bayan, dan Pemenang kabupaten Lombok Utara. Pada Kamis (27/1/2022), dilanjutkan ke wilayah Kecamatan Sekotong dan Narmada Kabupaten Lombok Barat.

Sedangkan pada Jumat (28/1/2022), penyisiran keterisian kamar penginapan hotel non bintang dan homestay akan dilanjutkan ke Kecamatan Sembalun, Jerowaro, Tetebatu dan Labuhan Haji Lombok Timur serta beberapa homestay desa wisata di Kecamatan Batukliang Utara Lombok Tengah.

"Dispar turunkan tim untuk mengecek detail keterisian kamar di 8 spot yaitu Mandalika, Sekotong, Mataram, Senggigi, tiga gili, Senaru dan Sembalun, Jerowaru, jalur tengah hingga Labuhan Haji. Dua sampai tiga hari kita akan tahu gambaran berapa keterisiannya," jelas Yusron.

Baca Juga: 3.000 Kamar Hotel Terapung Disiapkan untuk Penonton MotoGP

2. Bantu hubungkan dengan travel agent

Pemda Cek Penginapan yang Belum Dipesan saat Event MotoGP  Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno meninjau sarhunta di Desa Mong Lombok Tengah, Rabu (13/1/2022) atau sehari sebelum kunjungan Presiden ke kawasan Mandalika, Kamis (13/1/2022). Foto Humas Kemenparekraf

Untuk memaksimalkan pemanfaatan kos-kosan maupun rumah warga yang siap disewakan, Yusron mengatakan pihaknya bekerja sama dengan Hospitality Indonesia Network (HIN). Nantinya pemilik rumah atau kos-kosan mengisi formulir di Posko Wisata Harmony MotoGP yang berada di Kaantor Dispar NTB.

"Kita bisa bantu hubungkan dengan travel agent. Mereka kita bantu jualan termasuk kita hubungkan dengam travel agent, traveloka, booking.com atau reddoorz," ucapnya.

3. Jualkan lewat Lombok Sumbawa Travel Mart

Pemda Cek Penginapan yang Belum Dipesan saat Event MotoGP  Presiden Jokowi didampingi Gubernur NTB Zulkieflimansyah meninjau sarhunta berupa homestay di Dusun Ebangah dan Gerupuk, Desa Sengkol, Kabupaten Lombok Tengah, Kamis (13/01/2022). Foto BPMI Setpres

Selain itu, kata Yusron, pihaknya akan membantu penginapan yang belum di-booking pada saat MotoGP untuk ditawarkan pada acara Lombok Sumbawa Travel Mart yang akan digelar 29 - 30 Januari mendatang di kawasan wisata Senggigi. Karena meskipun kamar hotel sudah penuh dipesan pada saat gelaran MotoGP seperti di Mandalika, Kota Mataram dan Senggigi. Namun, pada sejumlah lokasi seperti Lombok Timur, kawasan tiga gili dan beberapa daerah lainnya masih belum penuh dipesan.

"Sabtu- Minggu kita jualkan lewat Lombok Sumbawa Travel Mart tanggal 29-30 Januari," kata Yusron.

Jumlah akomodasi pariwisata di NTB sebanyak 22.038 kamar yang tersebar di 9 kabupaten/kota di Pulau Lombok dan Sumbawa. Sebanyak 22.038 kamar penginapan yang tersedia terdiri dari hotel bintang 11.108 kamar, hotel melati 6.637 kamar, villa 104 kamar, bungallow 172 kamar dan homestay 2.599 kamar. Sementara untui camping ground 940 kamar, rusunawa 80 kamar dan sarana hunian pariwisata (sarhunta) sebanyak 398 kamar.

Sebanyak 22.038 kamar penginapan tersebut dengan rincian, Kota Mataram 4.914 kamar, Lombok Barat 3.132 kamar, Lombok Tengah 4.286 kamar, Lombok Timur 1.172 kamar, Lombok Utara 6.719 kamar, Sumbawa Barat 400 kamar, Sumbawa 773 kamar, Dompu 27 kamar dan Bima 615 kamar.

Baca Juga: NTB Siapkan 1.000 UMKM Lokal Jualan saat MotoGP Mandalika 2022 

Topic:

  • Linggauni

Berita Terkini Lainnya