Miris! Ayah dan Anak di Lombok Barat Kompak Jualan Sabu

Mataram, IDN Times - Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polresta Mataram meringkus seorang ayah dan anaknya masing-masing inisial SH (50) dan WG (26) di Dusun Jati Ireng, Desa Jatisela, Kecamatan Gunungsari, Lombok Barat, Sabtu malam (5/4/2025) sekitar pukul 22.30 WITA. Keduanya digerebek Satresnarkoba Polresta Mataram karena diduga sebagai pengedar narkoba jenis sabu.
Kedua pelaku diamankan beserta sejumlah barang bukti, termasuk narkotika jenis sabu seberat 0,37 gram. Selain itu, polisi juga menyita alat komunikasi yang digunakan untuk transaksi, alat hisap sabu (bong), dan sejumlah uang tunai yang diduga hasil penjualan barang haram tersebut.
1. Residivis kasus narkoba

Kasat Narkoba Polresta Mataram, AKP I Gusti Ngurah Bagus Suputra menjelaskan pengungkapan kasus tersebut. Dia menegaskan bahwa penangkapan ini merupakan tindak lanjut dari laporan masyarakat yang ditindaklanjuti dengan penyelidikan oleh Tim Opsnal Satresnarkoba Polresta Mataram.
"Kedua pria ini merupakan warga Desa Jatisela berstatus ayah dan anak. Kalau ayahnya terduga SH adalah residivis kasus narkoba," jelas Ngurah di Mataram, Minggu (6/4/2025).
2. Telusuri jaringan lebih besar

Dari hasil penggeledahan di lokasi, ditemukan barang bukti sabu dan barang-barang lainnya yang menguatkan dugaan keterlibatan mereka dalam jaringan peredaran narkotika. Saat ini, kedua terduga pelaku telah diamankan di Mapolresta Mataram untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Pihak kepolisian masih mendalami asal barang haram tersebut dan peran masing-masing pelaku dalam jaringan peredaran Narkotika yang ada di wilayah Kota Mataram. Polisi terus menggali informasi dari kedua terduga pelaku, termasuk memetakan kemungkinan adanya jaringan yang lebih besar di balik aktivitas mereka.
"Yang jelas, dari barang bukti dan keterangan awal, diduga kuat mereka sebagai pengedar sekaligus pengguna narkotika jenis sabu," kata Ngurah.
3. Polisi minta peran aktif masyarakat

Ngurah mengapresiasi peran aktif masyarakat yang terus memberikan informasi kepada pihak kepolisian. Dia menegaskan bahwa Polresta Mataram akan terus melakukan upaya maksimal dalam menekan peredaran gelap narkoba demi menciptakan lingkungan yang aman dan bersih dari Narkoba.
"Kami tidak akan berhenti. Ini bagian dari komitmen kami untuk menyelamatkan generasi muda dari bahaya narkoba," tegasnya.