Menu MBG Basi, Pihak Sekolah di Dompu Buang Makanan ke Tempat Sampah

- Hanya daging ayam dan semangka yang basi, bukan semua menu MBG.
- Pemda Dompu tidak dilibatkan dalam penyaluran MBG di sekolah setempat.
- Pemda akan berkoordinasi dengan dapur MBG, Dikbudpora, dan Dikes terkait kejadian ini.
Dompu, IDN Times - Paket makanan Bergizi Gratis (MBG) yang dibagikan di SDN 09 Manggeasi Kecamatan Dompu Kabupaten Dompu Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Selasa (26/8/2025) diduga basi. Karena tak layak konsumsi, puluhan paket lalu dibuang pihak sekolah ke tempat sampah.
Kejadian tersebut viral setelah sejumlah warga membagikan menu makanan ke media sosial (Medsos). Seperti yang terlihat di Medsos, menu MBG berisi potongan daging ayam, nasi, sayur, dan lainnya.
1. Hanya daging ayam dan semangka yang basi

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Dompu, Gatot Gunawan Perantauan Putra yang dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. Namun ia memastikan tidak semua menu yang diberikan itu basi, melainkan hanya potongan daging ayam dan semangka saja.
"Hanya daging ayam dan semangka yang basi. Meski begitu tapi sebagian paket MBG tetap dibuang oleh pihak sekolah," kata dia saat dikonfirmasi, Rabu sore (27/8/2025).
2. Pemda Dompu gak dilibatkan saat penyaluran MBG

Ketika dicecar lebih jauh soal pembagian MBG di sekolah setempat, ia menegaskan tidak tahu pasti. Karena Pemerintah Daerah (Pemda) Dompu sebagai pemilik wilayah tidak dikoordinasikan oleh pihak dapur MBG dan Badan Gizi Nasional (BGN) soal penyaluran MBG.
"Gak ada koordinasi dari mereka, dan pengawasan oleh daerah terkait pembagian MBG di Dompu. Kami tahun ada kejadian seperti ini setelah rame di media sosial," terangnya.
3. Pemda akan koordinasi dengan dapur MBG hingga Dikbudpora

Meksi demikian, ia pastikan akan segera berkoordinasi dengan pihak dapur MBG, Dinas Pendidikan Kebudayaan dan Olahraga (Dikbudpora) serta Dinas Kesehatan (Dikes) Dampu terkait hal ini. Ia berharap kejadian serupa tak berulang lagi di masa mendatang.
"Kami akan segera berkoordinasi dengan mereka biar kejadian seperti ini gak terjadi lagi," pungkasnya.