Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Menteri Dikdasmen: Sekolah Rusak di NTT Sering Viral, Segera Dibantu
Mendikdasmen Abdul Mu'ti (tengah) saat kunjungan di Kupang. (IDN Times/Putra Bali Mula)
  • Mendikdasmen Abdul Mu'ti menegaskan sekolah rusak di NTT yang sering viral akan segera dibantu melalui program revitalisasi, sejalan dengan arahan Presiden Prabowo untuk mempercepat perbaikan fasilitas pendidikan.
  • Program revitalisasi 2026 mencakup 11.744 satuan pendidikan dengan anggaran Rp14 triliun, memprioritaskan daerah terdampak bencana dan wilayah 3T, termasuk hampir seluruh wilayah NTT kecuali Kota Kupang.
  • Sebanyak 55 persen dari 14 ribu sekolah di NTT mengalami kerusakan sedang hingga berat; tahun 2026, sebanyak 809 sekolah di provinsi ini menerima bantuan revitalisasi senilai lebih dari Rp630 miliar.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
April 2026

Sebanyak 9 satuan pendidikan di NTT telah menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS), sementara 800 sekolah lainnya masih dalam proses PKS sebagai bagian dari program revitalisasi tahun 2026.

4 Mei 2026

Mendikdasmen Abdul Mu'ti berkunjung ke Kupang dan membuka Rapat Koordinasi Implementasi Program Kemendikdasmen. Ia menegaskan sekolah rusak di NTT sering viral dan segera mendapat bantuan serta dana revitalisasi.

2026

Sebanyak 11.744 satuan pendidikan direvitalisasi secara nasional dengan anggaran Rp14 triliun, termasuk 809 sekolah di NTT dengan total bantuan lebih dari Rp630 miliar. TK Kristen Kota Kupang menjadi salah satu penerima bantuan.

2028

Presiden Prabowo menargetkan seluruh sekolah di Indonesia sudah direvitalisasi dan direhabilitasi pada tahun ini sesuai prioritas nasional bidang pendidikan.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah memulai program revitalisasi sekolah-sekolah rusak di Nusa Tenggara Timur, dengan total 809 satuan pendidikan menerima bantuan senilai lebih dari Rp630 miliar pada tahun 2026.
  • Who?
    Menteri Dikdasmen Abdul Mu'ti bersama Anggota Komisi X DPR RI Anita Jacoba Gah, Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena, serta para bupati dan Wali Kota Kupang Christian Widodo.
  • Where?
    Kegiatan berlangsung di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, termasuk kunjungan ke TK Kristen Kota Kupang dan pelaksanaan rapat koordinasi di Hotel Aston Kupang.
  • When?
    Kunjungan dilakukan pada Senin, 4 Mei 2026, bersamaan dengan pembukaan Rapat Koordinasi Implementasi Program Kemendikdasmen dan Sinkronisasi Kebijakan Daerah.
  • Why?
    Tindakan ini dilakukan karena banyak sekolah di NTT mengalami kerusakan sedang hingga berat—sekitar 55 persen dari total sekolah—dan sering menjadi sorotan publik melalui media sosial.
  • How?
    Pemerintah menyalurkan dana revitalisasi untuk pembangunan ruang kelas, fasilitas administrasi, toilet, serta alat peraga edukatif. Program ini merupakan bagian dari target nasional revitalisasi hingga tahun 2028 sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Banyak sekolah di NTT rusak dan sering kelihatan di internet. Pak Menteri Abdul datang ke Kupang sama teman-temannya buat lihat dan bantu. Katanya nanti sekolah-sekolah itu akan diperbaiki biar anak-anak bisa belajar enak dan aman. Sekarang sudah mulai dibangun lagi banyak sekolah di sana dengan uang bantuan yang besar sekali.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Kupang, IDN Times - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Indonesia, Abdul Mu'ti mengakui sekolah-sekolah yang rusak di Nusa Tenggara Timur (NTT) paling sering ia temui viral di media sosial.

Ia menyatakan ini dalam kunjungannya di Kota Kupang, Senin (4/5/2026), sebelum membuka Rapat Koordinasi Implementasi Program Kemendikdasmen dan Sinkronisasi Kebijakan Daerah di Hotel Aston Kupang.

Kunjungan ini dilakukan Abdul Mu'ti bersama Anggota Komisi X DPR RI, Anita Jacoba Gah, didampingi Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, serta para bupati dan Wali kota Kupang, Christian Widodo.

1. Langsung dapat bantuan dan revitalisasi

Mendikdasmen Abdul Mu'ti (tengah) saat kunjungan di Kupang. (IDN Times/Putra Bali Mula)

Abdul mengaku akan sedapatnya mengunjungi sekolah-sekolah yang viral tersebut guna memastikan langsung kondisi terkininya.

"Yang sekolah rusak di NTT ini yang paling sering viral. Nah kalau sudah sering viral itu biasanya kami harus segera mengambil langkah-langkah perbaikan secara maksimal dan dalam waktu yang sesingkat-singkatnya," ungkap Abdul saat itu.

Untuk beberapa sekolah yang sebelum-sebelumnya telah viral, lanjut dia, secara resmi sudah mendapatkan dana revitalisasi di 2026 ini. Menurutnya, anak-anak tidak nyaman belajar di sekolah yang rusak, kumuh dan rawan akan roboh. Maka sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto tentang Asta Cita Keempat, tegasnya, sekolah harus dibuat lebih layak.

Tahun ini akan dilaksanakan revitalisasi 11.744 satuan pendidikan di seluruh Indonesia dengan anggaran mencapai Rp 14 triliun.

"Tapi kami masih berjuang sesuai arahan Bapak Presiden untuk tambahan 60 ribu satuan pendidikan sehingga totalnya bisa 71 ribu," kata dia.

2. NTT masuk semua kategori revitalisasi

Mendikdasmen Abdul Mu'ti (tengah) saat kunjungan di Kupang. (IDN Times/Putra Bali Mula)

Program revitalisasi ini diprioritaskan pada daerah terdampak bencana seperti wilayah rawan di Gunung Api Lewotobi Laki-laki. Secara nasional bantuan bagi daerah terdampak ini ditujukan bagi 5 ribu sekolah. Kemudian sekolah di daerah 3T dan juga daerah yang sekolahnya memang mengalami kerusakan berat.

"Dengan tiga kebijakan itu maka semuanya NTT masuk. Yang terdampak bencana Lewotobi dan sekitarnya. Yang 3T itu terkecuali Kota Kupang sepertinya semua 3T," ulasnya.

Revitalisasi ini, kata dia lagi, menjadi prioritas Presiden Prabowo seperti disampaikan dalam pidato di Cilacap beberapa waktu lalu.

"Revitalisasi itu akan jadi prioritas bahkan ditargetkan Pak Presiden pada 2028 semua sekolah sudah direvitalisasi dan direhabilitasi," tambahnya.

Ia berharap Kementerian Keuangan menyetujui 60 ribu lagi sekolah yang direvitalisasi sehingga menjadi 70 ribu sekolah ditambah 11.744 yang direvitalisasi tahun ini.

3. Sebut 55 persen sekolah di NTT rusak

Mendikdasmen Abdul Mu'ti saat kunjungan di salah satu TK di Kupang. (IDN Times/Putra Bali Mula)

Sementara data sekolah rusak di Indonesia sendiri saat ini sebanyak 192 ribu sekolah. Sedangkan jumlah sekolah di NTT sebanyak 14 ribu dari jenjang PAUD sampai SMA/SMK, dengan jumlah kerusakan lebih dari 7.400 sekolah yang rusak.

"55 persen sekolah di NTT yang rusak sedang dan berat sehingga dilaksanakan akselerasi," tukasnya.

Dalam kunjungan tersebut ia menyebut ada 809 satuan pendidikan penerima revitalisasi di NTT tahun 2026. Salah satunya ialah TK Kristen Kota Kupang yang juga ia kunjungi hari yang sama. Revitalisasi TK ini meliputi pembangunan dua ruang kelas, satu ruang administrasi, toilet, dan Alat Peraga Edukatif (APE) dengan total bantuan lebih dari Rp860 juta.

Secara keseluruhan, jelas dia, NTT menerima bantuan revitalisasi pada 2026 ini dengan total anggaran lebih dari Rp630 miliar untuk 809 sekolah.

Pada bulan April 2026 saja, sebanyak 9 satuan pendidikan telah melakukan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dan 800 sekolah lainnya dalam proses PKS.

"Peletakan batu pertama ini menjadi penanda dimulainya revitalisasi 2026 di NTT," tandasnya

Editorial Team

Related Article