Bupati Flores Timur, Antonius D. Dihen. (IDN Times/Putra Bali Mula)
Bupati Flotim ini mendapat laporan para korban trauma dan takut untuk kembali ke rumah yang rata-rata sudah mengalami retakan bahkan ambruk.
Alih-alih tinggal sementara di rumah tak terdampak, para korban justru kebanyakan akan berkumpul di lapangan terbuka.
"Kelihatan mereka masih trauma dari malam jadi tidak mungkin mereka tidur dalam rumah. Jadi akan memilih untuk tidur di lapangan terbuka," tukasnya saat dihubungi melalui sambungan telepon, Kamis (9/4/2026).
Saat ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) sudah dikerahkan ke lokasi-lokasi tersebut. Petugas akan menyiapkan tenda-tenda khusus maupun kebutuhan lainnya bagi korban yang akan menetap sementara di lapangan.
"Kita sebentar akan membuka tenda, terpal, lalu juga tempat tidur ke sana," tukasnya.
Lokasi-lokasi yang dipilih untuk pembangunan tenda darurat akan di pilih ada titik-titik yang aman.
"Ini sementara dilihat tim di lokasi. Tenda-tenda itu kita buka di lapangan terbuka," ungkap dia.