Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Downgrade Gaya Hidup, Gizi dan Kesehatan Tetap Jadi Prioritas
Ilustrasi gaya hidup sehat (pexels.com/SHVETS production)
  • Penyesuaian gaya hidup perlu disesuaikan kemampuan keuangan dengan memisahkan kebutuhan dan keinginan, mengurangi belanja nonprioritas, serta menghindari utang baru untuk menutup keinginan.
  • Anggaran pangan bergizi tetap diprioritaskan melalui pilihan protein sesuai kemampuan, menu dan daftar belanja terencana, serta pengurangan makanan terbuang tanpa mengabaikan keragaman asupan.
  • Pemeriksaan dan pengobatan keluarga tidak boleh diabaikan; manfaatkan informasi layanan kesehatan resmi dan konsultasikan kendala biaya kepada tenaga kesehatan sebelum mengubah pengobatan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Mengurangi nongkrong, menunda membeli pakaian, atau memilih barang lebih murah bisa menjadi langkah berhemat. Namun, pengeluaran untuk menjaga kecukupan gizi dan kesehatan tetap perlu diprioritaskan.

Penyesuaian gaya hidup atau downgrade perlu mengikuti kemampuan keuangan masing-masing keluarga. Caranya adalah meninjau fungsi setiap pengeluaran, lalu menentukan bagian yang masih bisa dikurangi.

1. Mulai dari pengeluaran yang masih bisa disesuaikan

Ilustrasi gaya hidup kurang artificial (unsplash.com/Vitaly Gariev)

Pisahkan kebutuhan utama dengan keinginan sebelum memangkas anggaran. Kamu dapat membuat skala prioritas dan menyepakati pengeluaran sesuai kemampuan keuangan.

Tinjau kembali belanja pakaian, hiburan, atau kebiasaan membeli minuman di luar rumah. Kurangi frekuensinya atau pilih alternatif yang lebih sesuai dengan anggaran.

Jika pengeluaran sudah sulit ditekan, evaluasi pula peluang menambah pendapatan sesuai kondisi dan kemampuanmu. Hindari menutup keinginan yang kurang penting dengan utang baru.

2. Jaga kecukupan gizi meski menu disesuaikan

Kebiasaan untuk memulai gaya hidup sehat (Pixabay.com/RosZie)

Selain itu, pentingnya menjaga anggaran untuk pangan bergizi. Terutama kebutuhan sumber protein hewani bagi keluarga.

Sumber protein dapat dipilih dari ikan, telur, daging, serta kacang-kacangan dan olahannya seperti tahu serta tempe. Sesuaikan pilihan dengan anggaran dan kebutuhan anggota keluarga sambil tetap menjaga keragaman makanan.

Rencanakan menu dan daftar belanja agar bahan yang dibeli benar-benar terpakai. Penghematan bisa diarahkan pada cara berbelanja dan mengurangi makanan terbuang sambil menjaga kecukupan gizi.

3. Pertahankan pemeriksaan dan pengobatan yang dibutuhkan

Banyak anak muda ingin kaya, tetapi tanpa sadar masih melakukan kebiasaan finansial yang dapat menghambat kondisi keuangan dalam jangka panjang. Mulai dari mengikuti gaya hidup, tidak mencatat pengeluaran, menunda menabung, terlalu bergantung pada utang konsumtif, hingga mengejar keuntungan cepat tanpa memahami risikonya. Yuk, mulai evaluasi kebiasaan finansialmu hari ini. Karena masa depan finansial dibangun dari keputusan-keputusan kecil yang dilakukan secara konsisten. (Pribadi)

Pengetatan pengeluaran tidak membuat pemeriksaan kesehatan ikut diabaikan. Masukkan kebutuhan kesehatan keluarga ke dalam prioritas anggaran.

Cari informasi program Cek Kesehatan Gratis melalui Puskesmas atau kanal resmi Kementerian Kesehatan. Tanyakan layanan yang tersedia serta pemeriksaan yang sesuai dengan usia dan kondisi kesehatanmu.

Jika biaya obat atau kontrol menjadi kendala, sampaikan kepada tenaga kesehatan. Bicarakan pilihan layanan dan tindak lanjut yang tersedia sebelum mengubah pengobatan sendiri.

Curated For You

Editorial Team

Related Article