Mataram, IDN Times - Matahari yang terbit di atas Teluk Benete setiap pagi bukan lagi sekadar penanda aktivitas harian di kawasan pertambangan Batu Hijau. Sinar terik yang membakar wilayah Sumbawa Barat kini diserap optimal oleh hamparan panel surya sebagai sumber energi terbarukan. Integrasi riset internal dan teknologi terapan terbukti berhasil mengubah potensi alam ini menjadi pilar utama transisi energi bersih pada perusahaan pertambangan.
Melalui riset internal yang berkesinambungan, AMMAN secara berkala merancang, mengevaluasi dan mengukur efektivitas penerapan teknologi energi bersih guna menjawab tantangan dekarbonisasi industri ekstraktif. Capaian nyata dari riset internal ini terlihat dari kinerja operasional Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) 26,8 MWp sepanjang tahun 2025. Ini sukses memproduksi 36.629 MWh listrik terbarukan dan menghindarkan emisi sebesar 34.794 ton CO₂e secara konsisten.
Langkah strategis dekarbonisasi berbasis riset yang dilakukan AMMAN ini sejalan dengan temuan akademis independen karya Heriyanto, Dianto, dan Syamsul Bahtiar dari Universitas Teknologi Sumbawa. Penelitian berjudul "Dekarbonisasi Industri Sebagai Strategi Peningkatan Investasi di Kawasan Industri Maluk Kabupaten Sumbawa Barat" yang dipublikasikan dalam Jurnal Manajemen dan Budaya (Volume 5 Nomor 1, Januari 2025, halaman 21–35) menegaskan bahwa dekarbonisasi kawasan industri merupakan strategi krusial untuk meningkatkan daya saing di pasar global. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan efisiensi energi dan sumber daya terbukti berpotensi memangkas biaya produksi industri hingga 30%, mengurangi biaya bahan non-daur ulang hingga 66%, serta menghemat beban pajak karbon sekaligus menjaga kelestarian keanekaragaman hayati lokal.
Perubahan mendasar tersebut tidak terjadi secara instan tanpa adanya perencanaan strategis yang terukur. AMMAN menjawab tantangan besar ini dengan membangun ekosistem energi modern yang saling terhubung secara terpadu. Sumber energi surya dari Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS), pasokan Liquefied Natural Gas/LNG (gas alam cair), serta Combined Cycle Power Plant/CCPP (Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap/PLTGU) menyatu menopang smelter.
Transformasi energi ini terus bergerak maju melalui pemanfaatan teknologi digital Artificial Intelligence/AI (kecerdasan buatan) berbasis Smart Grid Team (jaringan listrik pintar). Penggunaan sistem terkini menjadi kompas utama perusahaan dalam mewujudkan operasi pertambangan yang ramah lingkungan dan bertanggung jawab.
"AMMAN terus mengeksplorasi dan mengembangkan pendekatan energi yang paling berkelanjutan untuk mendukung pertumbuhan bisnis sekaligus mengurangi jejak karbon operasional," kata Vice President Corporate Communication AMMAN, Kartika Octaviana dalam keterangannya yang diterima IDN Times pada Sabtu (1/8/2026).
