Bima, IDN Times - Aktivitas penerbangan di Bandara Sultan Muhammad Salahuddin (SMS) Bima Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) sejak Selasa (12/11/2024) kemarin terpaksa dibatalkan. Pembatalan penerbangan ini akibat sebaran debu dari letusan vulkanik letusan gunung laki-laki Lewotobi, Kabupaten Flores Timur, NTT yang menyelimuti langit Bima.
"Pelayanan bandara tetap dibuka. Cuma kendalanya kemarin di penerbangan harus dibatalkan karena di ruang udara terdapat gangguan akibat debu vulkanik dari erupsi Gunung Lewotobi," kata Humas Bandara SMS Bima, Samsuddin dikonfirmasi Rabu (13/11/2024).
