Bima, IDN Times - Ancaman sambaran petir mengancam masyarakat di Bima Nusa Tenggara Barat (NTB). Dalam seharian, Minggu (31/12/2023) pukul 15.00 Wita dilaporkan terdapat empat korban nahas disambar petir saat hujan deras melanda di Bima.
Peristiwa pertama, Desa Dena Kecamatan Madapangga di Bima digegerkan laporan pasangan ibu dan anak bernama Nurjanah (42) dan RN (14) celaka tersambar petir. Sang ibu tewas tewas di tempat sedangkan anaknya mengalami luka bakar di wajah.
Tempat terpisah pada waktu bersamaan, petir pun menyambar Yani (38) dan Rohana (58) saat hujan deras di Desa Kala Kecamatan Donggo di Bima. Mereka berteduh di dalam gubuk saat hujan deras melanda, Yani dilaporkan tewas sedangkan Rohana kritis.
