[Cek Fakta] Benarkan Gunung Sangiang Api di Bima Erupsi?
![[Cek Fakta] Benarkan Gunung Sangiang Api di Bima Erupsi?](https://image.idntimes.com/post/20241107/img-20241107-100210-cd64c492bea09f90407163644eb0a420.jpg)
Bima, IDN Times - Warga Bima Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dihebohkan dengan kemunculan api di lembah Gunung Sangiang Api, Rabu (6/11/2024). Banyak warganet yang mengunggah di platform media sosial (Medsos) dengan caption Gunung Sangiang erupsi mengeluarkan lava.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bima, melalui Kabid Kedaruratan dan Logistik Nurul Huda membantah informasi tersebut. Api yang mengalir bukan lava hasil erupsi gunung, melainkan ilalang yang terbakar di lembah gunung.
1. Terbakar diduga akibat gesekan ilalang

Menurut dia, Gunung Sangiang dilaporkan terbakar mulai dari siang hingga malam hari. Api membakar ilalang kemudian merembet wilayah sekitar sehingga dilihat dari jarak jauh seperti aliran api mengalir seperti lava akibat letusan gunung.
"Mulai siang sampai sore terjadi kebakaran ilalang yang merembet ke sekitarnya karena cuaca panas dan didukung angin kencang," katanya dikonfirmasi, Kamis (7/11/2024).
Ia berharap, warga sekitar Kecamatan Wera termasuk wisatawan yang ingin berkunjung tidak mendekati kawasan Gunung Sangiang yang terbakar. Karena dikhawatirkan terjadi sesuatu yang tak diinginkan.
"Karena pertimbangan keamanan, kami imbau warga dan wisatawan baiknya jangan berkunjung dulu ke sana. Tunggu api padam dulu," jelasnya.
2. Sering terbakar

Kapolsek Wera, Ipda Ikhsan mengatakan pada musim kemarau, Gunung Sangiang sudah sering terbakar. Hal itu terjadi akibat dari dugaan gesekan ilalang sehingga menimbulkan api, lalu merembet ke padang savana Gunung Sangiang.
"Di sana banyak ilalang dan padang savana yang mudah terbakar. Pada musim kemarau Gunung Sangiang sering terjadi kebakaran lahan, didukung angin kencang dan cuaca panas," katanya dikonfirmasi, Kamis (7/11/2024).
3. Tak ada suara letusan gunung

Iksan mengaku telah berkoordinasi langsung dengan petugas pengamatan Gunung Api Sangiang. Hasilnya, tidak ada suara dari aktivitas gunung meletus, kemudian dari seismometer tidak menunjukan kegempaan.
"Mereka sudah koordinasikan dengan warga yang tinggal di kaki Gunung Sangiang, katanya gak ada suara letusan dan tidak menunjukkan kegempaan," pungkasnya.



















