Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Catat! Ini Daftar Wilayah NTB Terancam Banjir Rob 15-24 April 2026
Banjir rob yang menerjang wilayah pesisir di Kabupaten Bima NTB beberapa waktu lalu. (dok. BPBD NTB)
  • BMKG ZAM Lombok mengeluarkan peringatan dini banjir rob di pesisir NTB yang berlaku 15–24 April 2026 akibat potensi pasang air laut tinggi.
  • Pasang maksimum diprediksi mencapai 2 meter di wilayah Lembar dan Sape Bima, dengan kondisi cuaca bervariasi dari cerah hingga hujan sedang.
  • Wilayah pesisir Lombok, Sumbawa, Bima, dan Dompu berpotensi terdampak; masyarakat diminta waspada serta melakukan langkah antisipasi terhadap banjir rob.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Mataram, IDN Times - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Zainuddin Abdul Madjid (ZAM) Lombok, Nusa Tenggara Barat mengeluarkan peringatan dini potensi ancaman banjir rob di wilayah pesisir NTB. Fenomena banjir rob diprediksi melanda sejumlah wilayah pesisir NTB, baik di Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa.

Kepala Stasiun Meteorologi ZAM Lombok, Satria Topan Primadi, Selasa (14/4/2026), menjelaskan peringatan dini tersebut berlaku mulai Rabu, 15 April 2026 pukul 08.00 WITA. Potensi ancaman banjir di wilayah pesisir NTB diperkirakan akan berlangsung hingga 24 April 2026 pukul 20.00 WITA.

1. Pasang air laut maksimum hingga 2 meter

Foto banjir rob saat meluap ke tambak ikan warga setempat (Dok/Istimewa)

Topan mengungkapkan bahwa adanya potensi peningkatan pasang air laut berdasarkan kondisi cuaca perairan di wilayah Lembar di Pulau Lombok dan wilayah Sape, Kabupaten Bima. Untuk wilayah Lembar, kondisi cuaca diprediksi cerah hingga hujan ringan.

Angin bertiup dari arah Timur Laut ke Selatan dengan kecepatan 5 hingga 20 Knots. Adapun tinggi gelombang diprediksi mencapai 0,5 hingga 2,5 meter dengan pasang maksimum sebesar 2 meter yang terjadi pada pukul 09.00 – 15.00 WITA.

Sementara di wilayah Sape Bima, cuaca diprediksi cerah hingga hujan sedang. Sedangkan kecepatan angin mencapai 20 Knots dengan tinggi gelombang maksimal 2,5 meter. Namun, durasi pasang maksimum di wilayah ini diprediksi lebih lama, yakni mulai pukul 09.00 hingga 18.00 WITA dengan ketinggian pasang 2 meter.

2. Daftar wilayah pesisir NTB yang berpotensi terdampak banjir rob

Ilustrasi ombak besar menerjang wilayah pesisir Ampenan Kota Mataram. (IDN Times/Muhammad Nasir)

Topan menyebutkan sejumlah wilayah pesisir NTB yang berpotensi dilanda banjir rob. Antara lain sebagai berikut:

  • Pulau Lombok: wilayah Ampenan, Sekarbela, Gerung, Lembar, Pemenang, Jerowaru, dan Labuhan Lombok.

  • Sumbawa: wilayah Sumbawa dan Labuhan Badas

  • Bima dan Dompu: wilayah Palibelo, Woha, Bolo, Langgudu, Soromandi, Sape, Rasanae Barat, Hu’u, dan Asakota.

3. Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan

Pantai Loang Baloq Kota Mataram, lokasi pemantauan hilal awal Ramadan 1444 H tahun 2023. (IDN Times/Muhammad Nasir)

Dia mengimbau masyarakat yang berada di kawasan pesisir untuk meningkatkan kewaspadaan. Bagi warga yang tinggal di sekitar pesisir, bantaran sungai, serta daerah dengan elevasi rendah untuk segera melakukan langkah antisipasi terhadap dampak pasang air laut maksimum.

"Dengan adanya fenomena tersebut, masyarakat di pesisir Lombok dan Bima diimbau tetap waspada dan siaga untuk mengantisipasi dampak dari pasang air laut maksimum yaitu banjir rob," kata dia.

Editorial Team