Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Cara Mudah Beli Tiket Kapal PELNI tanpa Calo
Petugas Pelni di Pelabuhan Tenau Kupang. (IDN Times/Putra Bali Mula)
  • Polisi menangkap pelaku calo tiket PELNI di Kupang yang merugikan tiga korban hingga Rp2,1 juta, dan masyarakat diminta lebih waspada terhadap praktik serupa.
  • PT PELNI menegaskan pembelian tiket resmi hanya melalui aplikasi PELNI Mobile, situs www.pelni.co.id, loket cabang, atau mitra resmi seperti Alfamart dan Indomaret.
  • Polda NTT mengimbau masyarakat membeli tiket lewat kanal resmi serta segera melapor jika menemukan praktik percaloan atau penipuan di pelabuhan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Kasus penipuan dan pemerasan oleh calo tiket kapal PELNI terjadi di Pelabuhan Tenau, Kupang, menyebabkan kerugian bagi tiga korban dengan total mencapai Rp2,1 juta.
  • Who?
    Pelaku bernama AA telah ditangkap Tim Resmob Polda NTT. Pernyataan resmi disampaikan oleh GM PT PELNI Cabang Kupang Teguh Hari Setiadi dan Kabidhumas Polda NTT Kombes Pol Henry Novika Chandra.
  • Where?
    Peristiwa berlangsung di Pelabuhan Tenau, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, serta melibatkan pembelian tiket kapal PELNI melalui berbagai kanal resmi maupun tidak resmi.
  • When?
    Kejadian dilaporkan baru-baru ini dan keterangan resmi dari pihak kepolisian disampaikan pada Jumat, 10 April 2026.
  • Why?
    Pelaku melakukan praktik percaloan untuk memperoleh keuntungan antara Rp100 ribu hingga Rp500 ribu per tiket yang dijual tidak sesuai permintaan calon penumpang.
  • How?
    Calo menawarkan tiket palsu atau tidak sesuai melalui jalur tidak resmi. Polisi menangkap pelaku, sementara masyarakat diimbau membeli tiket hanya lewat aplikasi, situs web, loket, atau mitra resmi PELNI.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Ada orang di Kupang yang jual tiket kapal PELNI palsu dan bikin tiga orang rugi uang banyak. Polisi sudah tangkap orang itu. Sekarang orang diminta beli tiket di tempat resmi saja, bisa lewat aplikasi, website, atau toko seperti Alfamart dan Indomaret. Polisi bilang jangan percaya calo di pelabuhan supaya tidak tertipu lagi.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Kupang, IDN Times - Praktik calo tiket kapal PELNI di Pelabuhan Tenau, Kupang kembali meresahkan masyarakat baru-baru ini. Peristiwa ini telah ditangani Tim Resmob Polda Nusa Tenggara Timur (NTT).

Dalam kasus terbaru ini ada tiga korban yang mengalami total kerugian hingga Rp2,1 juta. AA yang telah diringkus polisi mengaku sudah sering melakukannya. Ia meraup untung mulai Rp100 ribu - Rp500 ribu per tiket yang ternyata tak sesuai permintaan calon penumpang.

Untuk itu masyarakat perlu lebih waspada dan wajib membeli tiket PELNI melalui kanal resmi sehingga bisa terhindar dari penipuan atau modus para calo tiket.

1. Sejumlah kanal resmi pembelian tiket PELNI

Kepala PT PELNI (Persero) Cabang Kupang Kelas II. (IDN Times/Putra Bali Mula)

General Manager PT PELNI (Persero) Cabang Kupang Kelas II, Teguh Hari Setiadi, yang diwawancarai sebelumnya menyebut tiket PELNI saat ini sudah tersedia di sistem online. Calon penumpang juga bisa memesan tiket ini via aplikasi PELNI mobile. Kemudian pembayarannya pun lebih mudah menggunakan m-banking masing-masing.

Berikut cara beli Tiket PELNI secara resmi yang aman dan agar tidak terjebak calo atau tiket palsu :

  • Aplikasi PELNI Mobile yang dapat diunduh secara gratis di Google Play Store atau App Store melalui smartphone masing-masing. Bisa pesan tiket kapan saja, cek jadwal real-time, lakukan check-in online, dan dapatkan e-boarding pass melalui aplikasi ini.

  • Melalui website resmi PELNI, www.pelni.co.id, pilih menu “Reservasi Tiket” atau “Ticket Reservation”. Isi asal-tujuan, tanggal, dan data penumpang, lalu bayar.

  • Loket resmi PELNI. Bisa datang langsung ke kantor cabang PELNI terdekat saat jam kerja dan akan dibantu petugas dalam pemesanan.

  • Pembelian melalui mitra resmi seperti Alfamart dan Indomaret terdekat atau cek Call Center / Hotline: 162 atau WA 0811-162-1-162.

"Pembayaran juga bisa menggunakan m-banking, atau melalui gerai resmi seperti di Alfamart, Alfamidi, Indomaret, hingga Brilink," tukasnya.

2. Tips lainnya agar terhindar dari penipuan dan pemerasan

Calon penumpang kapal Pelni di Pelabuhan Tenau Kupang. (IDN Times/Putra Bali Mula)

Dengan membeli melalui kanal resmi, kata dia, maka calon penumpang bisa mendapatkan harga asli tanpa markup dan tiket yang valid sehingga perjalanan lebih tenang. Teguh meminta masyarakat untuk memperhatikan juga beberapa hal seperti :

  • PELNI tidak pernah menjual tiket melalui media sosial, WhatsApp pribadi, atau calo di pelabuhan.

  • Hindari tawaran “tiket cepat” atau harga lebih murah dari orang tidak dikenal.

  • Pesan tiket jauh-jauh hari, terutama menjelang libur, mudik, atau musim tinggi.

  • Setelah beli, simpan kode booking dan cek keaslian tiket di aplikasi atau website.

  • Bawa KTP asli saat check-in di pelabuhan.

Ia menyebut potensi pemerasan bisa muncul bila membeli tiket secara tak resmi dan ini akan berujung kasus pidana.

"Jangan sekali-kali percaya yang namanya media sosial terkait dengan jual beli tiket. Itu dipastikan penipuan atau bisa menjadi pemerasan karena sudah banyak korban pencaloan khususnya di Kota Kupang ini yang mengatasnamakan PT PELNI dalam penjualan tiket," ujar Teguh.

Ia mengingatkan pula agar para penumpang tak mempercayai oknum-oknum di pinggir jalan yang menjanjikan ketersediaan tiket PELNI.

"Itu dipastikan akan menjadi kerugian besar bagi calon pengguna. Tetap waspada," tandasnya.

3. Imbauan Polda NTT

Calo tiket PELNI di Kupang tertangkap polisi. (Dok Polda NTT)

Kabidhumas Polda NTT Kombes Pol Henry Novika Chandra sendiri mengimbau masyarakat untuk tetap membeli tiket PELNI melalui kanal resmi.

“Kami mengimbau masyarakat agar selalu membeli tiket secara resmi melalui loket atau agen resmi PELNI, dan tidak mudah percaya kepada pihak-pihak yang menawarkan tiket di luar prosedur resmi," tandas Henry dalam keterangan tertulisnya, Jumat (10/4/2026).

Ia juga meminta masyarakat untuk segera laporkan jika menemukan praktik percaloan atau penipuan serupa. Polda NTT, tegas dia, tidak akan mentolerir penipuan di pelayanan publik seperti pelabuhan.

Editorial Team