Sorang Remaja di Lombok Diduga Diperkosa 9 Orang Hingga Hamil

Korban sempat dilaporkan menghilang selama tiga hari

Lombok Timur, IDN Times – Seorang siswi SMP berusia 13 tahun di Lombo Timur menjadi korban pekosaan. Dia diduga diperkosa oleh sembilan orang laki-laki. Kini gadis malang itu sedang hamil muda.

Korban digilir oleh sembilan terduga pelaku. Setelan kejadian itu, korban sempat pergi dari rumah karena merasa depresi.

Korban kemudian menceritakan peristiwa yang dialaminya kepada keluarganya. Keluarga yang merasa keberaran kemudian melaporkan kasus itu ke kantor polisi pada Kamis (24/3/2022).

1. Sempat tak pulang ke rumah

Sorang Remaja di Lombok Diduga Diperkosa 9 Orang Hingga HamilIlustrasi Pekerja Seks (IDN Times/Arief Rahmat)

Korban sempat menghilang pada tanggal 21 Maret 2022. Tiga hari berselang, korban akhirnya pulang ke rumahnya dan menceritakan kasus pemerkosaan yang dialaminya.

Keluarga korban kemudian membawa korban ke salah satu puskesmas di Lombok Timur. Setelah menjalani pemeriksaan, korban ternyata dalam kondisi hamil.

Kasi Humas Polres Lombok Timur Iptu Nicolas Oesman mengaku keluarga korban telah melaporkan kasus dugaan pemerkosaan kepada pihak kepolisian.

“Keluarganya sudah melapor. Polisi sedang melakukan pemeriksaan kepada pelapor,” kata Nico, Minggu (27/3/2022).

Baca Juga: Terdakwa Korupsi Rp27 Miliar di NTB Dibebaskan dari Tuntutan Hukum

2. Kasusnya masih didalami

Sorang Remaja di Lombok Diduga Diperkosa 9 Orang Hingga HamilIlustrasi Garis Polisi (IDN Times/Arief Rahmat)

Nico mengatakan kasus dugaan pemerkosaan siswi asal Kecamatan Sakra itu masih didalami pihak Perlindungan Perempuan dan Anak Satreskrim Polres Lombok Timur.

Dari pengakuan korban dan keluarga korban, ujar Nico, masih belum mendapat kejelasan pasti siapa aktor di balik dugaan pemerkosaan itu. Pihaknya masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut.

“Keterangannya masih berubah-ubah,” katanya.

3. Pelaku utama belum diketahui

Sorang Remaja di Lombok Diduga Diperkosa 9 Orang Hingga HamilIlustrasi asusila. (IDN Times/Sukma Shakti)

Khusus untuk sembilan terduga pelaku yang diduga melakukan pemerkosaan, ujar Nico, juga masih didalami pihak Polres Lombok Timur. Pihaknya masih mengumpulkan keterangan dari korban sebagai saksi.

“Yang jelas korban mengaku demikian,” katanya.

Dari informasi yang dihimpun dari PPA Satreskrim Polres Lombok Timur, ujar Nico, korban memang dinyatakan hamil setelah tidak pulang ke kediamannya selama tiga hari. Keluarga korban sempat kebingungan hingga akhirnya melaporkan dugaan pemerkosaan itu Polres Lombok Timur.

“Korban kayaknya mengalami trauma,” pungkas Nico.

Baca Juga: Terdakwa Korupsi Rp27 Miliar Bebas, Kejati NTB Mantap Ajukan Kasasi

Topik:

  • Linggauni

Berita Terkini Lainnya