Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Ady-Irfan Klaim Menangi Pilkada Bima 2024
Foto Cabup dan Cawabup Bima (tengah), Ady Mahyudi dan Irfan (IDN Times/Juliadin)

Bima, IDN Times - Pasangan calon (Paslon) Ady Mahyudi dan Irfan (Ady-Irfan) klaim kemenangan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Bima 2024 dengan perolehan suara 167.935 suara atau 56,77 persen. Unggul atas rivalnya, Muhammad Putera Ferryandi-Rostiati (Yandi-Ros) yang meraup 127.892 suara atau 43,23 persen.

Data perolehan suara ini bersumber dari rekapan suara tim internal Ady-Irfan. 

"Selisih suara kami dengan Yandi-Ros mencapai 40.043 suara atau 13,53 persen. Dengan hasil ini, kami telah memenangkan Pilkada Bima 2024, dan hasil ini juga telah diakui oleh pihak Yandi-Ros," ujar Ady Mahyudi saat konferensi pers di kediamannya, Kamis (28/11/2024).

1. Perolehan suara berdasarkan surat suara CI yang dihitung tim internal

Foto Cabup dan Cawabup Bima, Ady-Irfan bersama tim koalisi dan pemenangan (IDN Times/Juliadin)

Ady menjelaskan, angka tersebut didasarkan pada hitungan cepat yang dilakukan tim internal Ady-Irfan melalui rekapitulasi formulir C1 di seluruh Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Kabupaten Bima.

"Proses rekapitulasi di semua TPS selesai tadi pagi, dan sore ini kami sampaikan hasilnya. Alhamdulillah, ini kemenangan rakyat yang mengantarkan kami untuk memimpin Kabupaten Bima," kata mantan anggota DPRD Provinsi NTB itu.

Ady mengungkapkan rasa terima kasih kepada masyarakat Bima yang telah memberikan kepercayaan kepada pasangan Ady-Irfan. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada tim pemenangan, koalisi partai, dan seluruh relawan yang bekerja keras untuk meraih kemenangan.

"Kemenangan ini milik rakyat. Kami berkomitmen untuk menciptakan pemerintahan yang bersih dan menjalankan visi-misi yang telah kami janjikan. Ada beberapa perombakan yang akan kami lakukan demi tata kelola pemerintahan yang lebih baik," tegasnya. 

2. Pilkada di Bima berjalan kondusif

Foto Paslon Ady-Irfan bersama para pengusaha dari jakarta saat kampanye akbar beberapa waktu lalu (Dok/Istimewa)

Sementara itu, Calon Wakil Bupati Irfan menilai kemenangan ini sebagai bukti kedewasaan masyarakat Bima dalam berdemokrasi. Ia juga mengapresiasi situasi Pilkada yang kondusif meski Bima dikenal sebagai salah satu daerah dengan tingkat kerawanan politik tinggi.

"Alhamdulillah, masyarakat Bima menunjukkan kedewasaan dalam demokrasi. Meski berada di zona merah Pilkada, kemenangan ini membuktikan kebersamaan kita," katanya. 

3. Pilkada Bima diikuti 2 Paslon

Foto 2 Paslon Bupati dan Wakil Bupati Bima (Dok/Istimewa)

Paslon Ady-Irfan diusung oleh Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Amanat Nasional (PAN), sedangkan lawannya, Yandi-Ros, mendapatkan dukungan dari koalisi besar yang terdiri dari Partai Golkar, Gerindra, PPP, Demokrat, NasDem, PKB, PDIP, PBB, Gelora, Hanura, dan PSI.

Yandi-Ros membawa nama besar Muhammad Putera Ferryandi, putra pertama Almarhum Ferry Zulkarnain (Sultan Bima ke-16) dan Indah Dhamayanti Putri, SE, Bupati Bima saat ini.

Ferryandi sendiri memiliki gelar adat Jenateke XVII, yang merupakan gelar untuk putra mahkota Kesultanan Bima sebelum dinobatkan menjadi Sultan.

Editorial Team

Related Article