Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
IDN Ecosystem
IDN Signature Events
For
You

9 Rumah di Bima Terbakar, Polisi Dalami Penyebab Kebakaran

IMG_20250827_013036.jpg
Foto kobaran api saat membakar rumah para korban (Dok/Istimewa)
Intinya sih...
  • Proses pemadaman berlangsung 2 jam
  • Dugaan sementara akibat arus pendek
  • Korban terdampak mengungsi ke rumah keluarga dan tetangga
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Bima, IDN Times - Kebakaran hebat melanda Desa Ntonggu Kecamatan Palibelo Kabupaten Bima Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Selasa sore (26/8/2025). Sebanyak 9 unit rumah warga terbakar.

"Totalnya 9 unit rumah yang terbakar. 6 diantaranya sudah rata dengan tanah, kemudian sisanya 3 unit rusak berat," kata Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Bima, A Rifa'i dikonfirmasi, Rabu pagi (27/8/2025).

1. Proses pemadaman berlangsung 2 jam

IMG-20250827-WA0002.jpg
Foto petugas saat melakukan pemadaman (Dok/Istimewa)

Menurut dia, kobaran api pertama kali dilihat di rumah salah satu korban, Syahrudin sekitar pukul 17.00 Wita. Warga sekitar yang mengetahui kebakaran itu lalu bergegas melakukan pemadaman dengan peralatan seadanya.

Sayangnya, upaya mereka tak membuahkan hasil dan api terus merembet ke 8 rumah lainnya. Api baru berhasil dipadamkan sekitar 2 jam lamanya atau sekitar pukul 19.40 Wita setelah 4 unit mobil pemadam dikerahkan ke lokasi.

"Sekitar 2 jam pemadaman baru api berhasil dipadamkan petugas dengan dibantu oleh warga sekitar," terangnya.

2. Dugaan sementara kebakaran akibat arus pendek

ilustrasi arus listrik (unsplash.com/@othentikisra)
ilustrasi arus listrik (unsplash.com/@othentikisra)

A Rifa'i mengatakan, pihaknya belum mengetahui pasti penyebab kebakaran, karena saat kejadian para korban terdampak sedang tidak ada di rumah. Ia pastikan, pemicu kebakaran sedang dalam penyelidikan polisi.

"Tapi dugaan sementara, kebakaran akibat dari arus pendek di rumah salah satu korban," terangnya.

3. Korban terdampak mengungsi

Ilustrasi mengungsi (pexels.com/David Peinado)
Ilustrasi mengungsi (pexels.com/David Peinado)

Hingga pagi ini, para korban masih mengungsi ke rumah keluarga dan tetangga terdekat. Pemerintah daerah (Pemda) Bima diharapkan segera menyalurkan bantuan tanggap darurat bagi korban yang terdampak.

"Total kerugian akibat kebakaran ini sebesar Rp900 juta," pungkasnya.

Berikut nama-nama para korban kebakaran rumah yakni, Syafrudin Abas (53), Abdulrahim (68), Halimah (65). Kemudian Halimah Hasan (67), Mahmud (73), Adnan (39), Ruslin (57) dan Hafsah (60) tahun.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Linggauni -
EditorLinggauni -
Follow Us