81 Tahun Menunggu, Inilah Detik-detik Listrik Masuk ke Dusun Tainmetan NTT

- Warga Dusun Tainmetan, NTT akhirnya menikmati listrik pertama kali setelah 81 tahun Indonesia merdeka, diresmikan oleh PLN ULP Kefamenanu pada 26 Maret 2026.
- Kepala Desa Ainiut menyebut kehadiran listrik sebagai wujud nyata kemerdekaan dan membuka peluang peningkatan akses air bersih, jalan, serta kegiatan belajar dan usaha warga.
- PLN menegaskan elektrifikasi ini bagian dari komitmen pemerataan energi untuk mendorong ekonomi lokal, UMKM, pertanian berbasis teknologi, serta layanan pendidikan dan kesehatan.
Kupang, IDN Times - Warga Dusun 4 Tainmetan, Desa Ainiut, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur (NTT), akhirnya bisa menikmati listrik setelah 81 tahun Indonesia merdeka.
Aliran listrik secara resmi mulai masuk pertama kali pada Kamis (26/3/2026) oleh PT PLN (Persero) Unit Layanan Pelanggan (ULP) Kefamenanu. Momen itu diwarnai suasana haru dan sukacita ratusan warga yang menyaksikan terangnya lampu-lampu di kampung mereka.
1. Pengakuan warga lokal

Kepala Desa Ainiut, Richard Octavian Taneo, menyatakan hadirnya listrik ini adalah wujud nyata kemerdekaan bagi masyarakatnya setelah sekian lama diperjuangkan.
"Ini kebutuhan dasar yang selama ini diperjuangkan dan akhirnya terpenuhi," tukas dia dalam keterangan yang diterima Selasa (31/3/2026).
Setelah hadirnya listrik, kata dia, maka dusun ini akan melanjutkan pemenuhan kebutuhan utama lainnya yaitu akses air bersih dan infrastruktur jalan.
Kehadiran listrik setelah 81 tahun kemerdekaan Indonesia di wilayah ini juga disyukuri Yohanes Bate selaku warga setempat. Kini para pelajar di dusun itu bisa belajar lebih baik lagi di malam hari karena ada penerangan dan para pemuda di sana bisa mulai mengembangkan usaha.
Hadirnya listrik ini telah melalui berbagai tahapan termasuk sosialisasi pada November 2025 lalu oleh PLN melalui UP2K Kupang dan ULP Kefamenanu. Sosialisasi pembangunan jaringan listrik desa ini berlangsung di rumah warga terutama mengenai manfaat listrik, tahapan pembangunan, hingga aspek keselamatan dan akhirnya terwujud pada Maret 2026.
2. Warga mendukung penuh

Manager PLN ULP Kefamenanu, Anak Agung Ngurah Maha Adisurya, mengungkap proses pembangunan listrik desa ini selalu mendapat dukungan penuh masyarakat setempat.
Dengan aktifnya jaringan listrik di Desa Ainiut ini pun diharapkannya akan menggerakkan ekonomi, pendidikan, hingga sektor kesejahteraan masyarakat lainnya.
"Kami berterima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung. Harapan kami, listrik ini bukan hanya untuk penerangan, tetapi juga menjadi motor penggerak ekonomi," kata dia dalam keterangan yang sama.
3. Dapat mendorong pembangunan

General Manager PLN UIW NTT, F. Eko Sulistyono, turut menambahkan soal elektrifikasi di Desa Ainiut yg merupakan bagian dari komitmen PLN menghadirkan keadilan energi hingga ke pelosok.
“Listrik diharapkan bisa mendukung UMKM, pertanian berbasis teknologi, serta meningkatkan layanan pendidikan dan kesehatan,” kata dia.
Ia mengatakan Dusun Tainmetan tak lagi gelap dan setiap rumah mendapat penerangan dan diharapkan pembangunan dan kemajuan akan berlanjut di desa tersebut.


















