General Manager PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara Lombok Stephanus Millyas. (IDN Times/Muhammad Nasir)
Sementara pergerakan pesawat di Bandara Lombok diperkirakan mencapai 1.408 pergerakan. Angkanya diperkirakan meningkat 3,6 persen dibandingkan tahun lalu dengan 1.359 pergerakan pesawat.
Sedangkan untuk puncak arus mudik penumpang di Bandara Lombok diprediksi terjadi pada Jumat, 28 Maret 2025. Sementara puncak arus balik penumpang setelah lebaran akan terjadi pada Minggu, 6 April 2025.
Bandara Lombok saat ini melayani sebelas rute domestik, yaitu Jakarta (CGK), Surabaya (SUB), Bali (DPS), Yogyakarta (YIA), Bima (BMU), Sumbawa Besar (SWQ), Makassar (UPG), Balikpapan (BPN), Semarang (SRG), Banjarmasin (BDJ), dan Palangkaraya (PKY).
Penerbangan dengan rute tersebut dilayani oleh maskapai Garuda Indonesia (GA), Citilink (QG), Lion Air (JT), Batik Air (ID), Super Air Jet (IU), Wings Air (IW), dan Pelita Air (IP).
Sedangkan untuk penerbangan internasional, terdapat dua rute, yakni tujuan Kuala Lumpur (KUL) yang dilayani oleh maskapai Indonesia AirAsia (QZ), AirAsia Berhad (AK), dan Batik Air Malaysia (OD) dan tujuan Singapura yang dilayani oleh Scoot (TR).