Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Viral Hadiah Juara Karate di NTT Rp2 Juta Cuma Diterima Rp300 Ribu, Pemprov Klarifikasi

ilustrasi uang rupiah (freepik.com/ raoulbunda)
ilustrasi uang rupiah (freepik.com/ raoulbunda)
Intinya sih...
  • Pembayaran dilakukan secara bertahap dan sesuai aturan keuangan pemerintah, sudah terklarifikasi, dan video yang diunggah telah di-takedown.
  • Hadiah kemenangan dibagi sepengetahuan atlet sendiri kepada atlet lainnya dengan alasan kebersamaan, nilai solidaritas antar sesama atlet.
  • Seorang ibu asal Kupang membuat video kekecewaannya atas hadiah yang dijanjikan panitia Pameran Pembangunan NTT BaGaYa, yang sudah ditonton hingga 5,4 juta kali.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Kupang, IDN Times - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menanggapi video viral dari seorang ibu yang mengeluhkan hadiah juara pertandingan karate yang dimenangkan anaknya. Anaknya memenangkan hadiah juara 1 sebesar Rp2 juta tapi yang diterima hanya Rp300 ribu.

Hadiah tersebut diperoleh anaknya saat mengikuti pertandingan dalam pagelaran Pameran Pembangunan NTT BaGaYa dalam rangka HUT ke-17 RI, Agustus 2025 lalu.

1. Ibu atlet kecewa hadiah Rp2 juta tapi cuma terima Rp300 ribu

Sebelumnya seorang ibu asal Kupang membuat video yang memperlihatkan kekecewaannya atas hadiah yang dijanjikan panitia Pameran Pembangunan NTT BaGaYa. Video yang diunggahnya itu ramai diperbincangkan dan dibagikan, salah satunya oleh akun TikTok @damasus96 yang sudah ditonton hingga 5,5 juta kali hingga berita dihimpun, Sabtu (29/11/2025).

Ibu itu dalam pengakuannya kecewa, karena hadiah itu sudah dinantikan selama tiga bulan. Namun saat diterima pada 25 November, nilai hadiah hanya sebesar Rp300 ribu.

"Saya sebagai orang tua sangat kecewa karena pemberian hadiah itu disaksikan semua orang yang hadir saat penutupan pameran, itu Rp2 juta," ungkapnya.

2. Pemprov jelaskan alur pemberian hadiah

Screenshot_2025-11-29-13-45-15-512_com.facebook.katana-edit.jpg
Ketua Panitia Pameran Pembangunan Provinsi NTT Tahun 2025, Frederick Koenunu. (Dok. Dinas Kominfo NTT)

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi NTT sekaligus Ketua Panitia Pameran Pembangunan Provinsi NTT Tahun 2025, Frederick Koenunu, angkat bicara soal ini. Frederick mengakui pembayaran dilakukan secara bertahap dan sesuai aturan keuangan pemerintah.

Pembayaran hadiah untuk Juara 1 besarannya Rp2 juta dan disalurkan melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi NTT. Uang kemudian diberikan kepada Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI) NTT, untuk kemudian diserahkan kepada atlet.

"Untuk kemudian dilanjutkan kepada induk organisasi olahraga NTT, dalam hal ini FORKI NTT kemudian disampaikan kepada atlet yang bersangkutan," ujarnya.

Pihaknya mengaku telah menjelaskan kepada orangtua dari atlet yang menjadi juara pertama tersebut mengenai alur pemberian uang ini. "Semua sudah terklarifikasi," ucapnya.

Usai klarifikasi itu pun, pihaknya memastikan video yang diunggah keluarga atlet itu sudah tidak ada. "Sudah di-takedown," tambah dia.

2. Uang hadiah dibagi-bagi ke sesama atlet

Screenshot_2025-11-29-13-45-42-915_com.facebook.katana-edit.jpg
Sekretaris Dispora NTT, Karel Muskanan. (Dok Dinas Kominfo NTT)

Sekretaris Dispora NTT, Karel Muskanan, menjelaskan lebih lanjut soal nilai hadiah yang berubah. Dia menyebut telah melakukan klarifikasi terhadap pelatih, atlet dan FORKI NTT.

Hadiah kemenangan tersebut, kata dia, telah dibagikan kepada atlet lain dengan alasan kebersamaan. Pembagian itu, kata dia, dengan sepengetahuan atlet yang juara.

"Ternyata di situ, apa yang terjadi, di dalam pembinaan olahraga dan latihan ada pembinaan karakter terkait dengan kebersamaan, nilai solidaritas antar sesama atlet, sehingga besaran yang diterima itu mereka saling berbagi," ujarnya.

Ia menyebut bukan besaran uang yang dilihat, melainkan kebersamaan antar atlet yang diutamakan. Menurutnya kasus ini sudah selesai dan ditangani dengan baik. "Telah kami selesaikan bersama orang tua, atlet, dan FORKI yang dalam hal ini diwakili pelatih yang bersangkutan," kata Karel.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Aan Pranata
EditorAan Pranata
Follow Us

Latest News NTB

See More

Viral Hadiah Juara Karate di NTT Rp2 Juta Cuma Diterima Rp300 Ribu, Pemprov Klarifikasi

29 Nov 2025, 14:16 WIBNews