Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Tim SAR Sisir Selat Lombok-Nusa Penida Cari 4 Korban KMP Putri Yasmin
Operasi hari keempat pencarian empat korban KMP Putri Yasmin yang hilang. (dok. SAR Mataram)
  • Tim SAR gabungan memasuki hari keempat pencarian empat korban hilang akibat kebakaran KMP Putri Yasmin di Selat Lombok, dengan penyisiran laut dan pesisir melalui tiga SRU.
  • Data Posko SAR mencatat 212 penumpang selamat, satu meninggal, dan empat masih hilang: Yasir Arafat, Selvina Rambu Mayi, I Made Sutarjana, serta Slamet Yulianto.
  • Jumlah korban hilang dikoreksi dari lima menjadi empat setelah Ratu Agung Sekar Ayu dipastikan tidak berada di kapal; seluruh korban hilang berdomisili di Mataram dan Bali.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
9 Agustus 2026

Ratu Agung Sekar Ayu menyeberang dengan KMP Surya 777 setelah mengubah jadwal perjalanannya.

12 Agustus 2026

KMP Putri Yasmin terbakar di perairan Selat Lombok. Ratu Agung Sekar Ayu tidak ikut berlayar meski namanya tercatat dalam manifes kapal.

14 Agustus 2026

Tim SAR menerima konfirmasi lima laporan orang hilang di Posko SAR Pelabuhan Lembar. Keluarga Ratu Agung Sekar Ayu melaporkan bahwa ia telah pulang dengan selamat.

15 Agustus 2026

Pada hari keempat operasi, Tim SAR gabungan membagi pencarian menjadi tiga SRU di Selat Lombok, pesisir Lombok Barat, dan perairan selatan Nusa Penida. Data Posko SAR mencatat 212 penumpang selamat, satu meninggal, dan empat orang masih dicari.

kini

Pencarian difokuskan pada Yasir Arafat, Selvina Rambu Mayi, I Made Sutarjana, dan Slamet Yulianto. Keempat korban hilang tidak berkewarganegaraan asing.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Tim SAR gabungan memasuki hari keempat pencarian empat korban hilang setelah KMP Putri Yasmin terbakar di perairan Selat Lombok.
  • Who?
    Korban yang dicari adalah Yasir Arafat, Selvina Rambu Mayi, I Made Sutarjana, dan Slamet Yulianto. Operasi melibatkan unsur SAR, TNI AL, kepolisian, instansi pelabuhan, kesehatan, dan relawan.
  • Where?
    Pencarian dilakukan di perairan timur lokasi kejadian di Selat Lombok, pesisir Pelabuhan Tembowong hingga Bangko-Bangko, serta perairan selatan Nusa Penida.
  • When?
    Operasi pencarian hari keempat berlangsung pada Sabtu, 15 Agustus 2026, setelah kebakaran KMP Putri Yasmin pada Rabu, 12 Agustus 2026.
  • Why?
    Pencarian dilakukan karena empat orang masih hilang. Data Posko SAR Pelabuhan Lembar mencatat 212 penumpang selamat dan satu orang meninggal dunia.
  • How?
    Tim dibagi menjadi tiga SRU untuk menyisir laut dan pesisir, menggunakan kapal SAR, RIB, kapal patroli, kapal penyeberangan, yacht, helikopter, serta ambulans.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Kapal Putri Yasmin terbakar di Selat Lombok. Tim penyelamat mencari empat orang yang masih hilang. Mereka bernama Yasir, Selvina, Made, dan Slamet. Banyak petugas memakai kapal dan helikopter untuk mencari di laut dan pantai. Sebanyak 212 orang selamat dan satu orang meninggal. Pencarian masih dilakukan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Lombok Barat, IDN Times - Tim SAR gabungan terus melakukan penyisiran memasuki hari keempat operasi pencarian pada Sabtu (15/8/2026), untuk mencari empat korban yang masih hilang pasca-terbakarnya KMP Putri Yasmin di perairan Selat Lombok. Pada pencarian kali ini, Tim SAR gabungan dibagi dalam tiga Search and Rescue Unit (SRU).

Kepala Kantor SAR Mataram, Muhamad Hariyadi, menjelaskan bahwa pembagian SRU dilakukan untuk memaksimalkan cakupan area pencarian di laut dan pesisir. "Hari ini pencarian kami bagi menjadi tiga sektor utama," kata Hariyadi, Sabtu (15/8/2026).

1. Area pencarian masing-masing SRU

Kepala Kantor SAR Mataram, Muhamad Hariyadi. (IDN Times/Istimewa)

Hariyadi menjelaskan area operasi pencarian masing-masing SRU. SRU 1 memperluas area penyisiran di perairan timur lokasi kejadian seluas 48 NM² menggunakan RIB 02 Mataram. Kemudian, SRU 2 melakukan penyisiran pesisir pantai dari Pelabuhan Tembowong hingga Bangko-Bangko Lombok Barat sejauh 15 NM².

"Sedangkan SRU 3 dikerahkan dari Pelabuhan Sampalan menggunakan RIB 02 Klungkung bersama personel Unit Siaga SAR Nusa Penida untuk menyisir perairan selatan Nusa Penida seluas 32 NM²," paparnya.

2. Identitas empat korban yang belum ditemukan

Proses evakuasi korban KMP Putri Yasmin yang terbakar di Perairan Selat Lombok, Rabu (12/8/2026) saat tiba di Pelabuhan Lembar. (IDN Times/Muhammad Nasir)

Berdasarkan rekapitulasi data terbaru Posko SAR di Pelabuhan Lembar, total penumpang selamat tercatat sebanyak 212 orang. Kemudian, satu orang meninggal dunia, dan empat orang masih dalam pencarian.

Dia menyebutkan identitas empat korban yang masih hilang. Empat korban yang hingga kini masih terus diupayakan pencariannya yaitu Yasir Arafat, Selvina Rambu Mayi, I Made Sutarjana, dan Slamet Yulianto.

Hingga Operasi SAR hari keempat, unsur yang dilibatkan dari Kantor SAR Mataram & Kantor SAR Denpasar, Lanal Mataram, Kru Finns SGi Air Bali & Finns Search And Rescue, Ditpolair Polda NTB, KSOP Lembar, BKK Lembar, SROP Lembar, JRP, BPTB, Gapasdap, DVI Biddokkes Polda NTB, Dikes Lobar, RSUD Tripat, RSUD Kota Mataram, RSUD Provinsi NTB, ASDP, serta Puskesmas Jembatan Kembar.

Alut yang digunakan diantaranya KN SAR 220 Mataram, RBB Mataram, RIB 02 Mataram, KN SAR Arjuna, RIB 02 Klungkung, KAL Belongas, KAL Lembar, RIB Nusa Penida, Helikopter Finns SGi Air Bali, KMP Portlink II, KMP Parama Kalyani, Kapal Polair KP XXI - 2015, Yacht Still Here, Yacht No Comment, serta armada ambulans dari RSUD Provinsi NTB.

3. Empat korban yang hilang tidak ada WNA

Proses evakuasi korban selamat KMP Putri Yasmin yang terbakar di Perairan Selat Lombok, Rabu (12/8/2026) saat tiba di Pelabuhan Lembar. (IDN Times/Muhammad Nasir)

Sebelumnya, jumlah korban yang hilang dilaporkan sebanyak 5 orang. Namun, berdasarkan update hari ini, jumlah korban yang hilang sebanyak 4 orang. Satu orang yang dilaporkan hilang, ternyata tidak ikut dalam pelayaran menggunakan KMP Putri Yasmin yang terbakar di Perairan Selat Lombok pada Rabu (12/8/2026).

Hariyadi menjelaskan pada Jumat (14/8/2026), pihaknya mendapatkan konfirmasi data 5 korban yang dilaporkan hilang di Posko SAR Pelabuhan Lembar. Satu orang korban yang dilaporkan hilang atas nama Ratu Agung Sekar Ayu, tidak ikut dalam penyeberangan KMP Putri Yasmin. Namun, namanya tercatat dalam manifes KMP Putri Yasmin.

"Pihak keluarga melaporkan ke posko bahwa sudah kembali ke rumah dalam keadaan selamat. Ternyata, Ratu Agung ini tidak menyeberang menggunakan KMP Putri Yasmin pada tanggal 12 Agustus. Yang bersangkutan sempat membeli tiket di KMP Putri Yasmin tetapi ada perubahan, yang bersangkutan maju di tanggal 9 Agustus menggunakan KMP Surya 777," jelas Hariyadi.

Dengan demikian, Tim SAR gabungan akan fokus melakukan pencarian terhadap empat korban KMP Putri Yasmin yang belum ditemukan. Dari empat korban yang hilang, kata dia, tidak ada warga negara asing (WNA). Semua korban berdomisili di Mataram dan Bali. Dari empat korban, satu orang tidak tercatat di manifes KMP Putri Yasmin. "Tetapi suaminya dievakuasi selamat menggunakan KMP Parama Kalyani," jelasnya.

Curated For You

Editorial Team

Related Article