1.087 Pekerja Rentan di Lotim Dapat BPJS Ketenagakerjaan dari Dana Zakat

- Sebanyak 1.087 pekerja rentan di Lombok Timur menerima BPJS Ketenagakerjaan dari dana zakat, termasuk 124 marbot, 664 guru ngaji, serta ketua RT dan kepala lingkungan.
- Bupati Haerul Warisin menilai perlindungan ini penting bagi pekerja berperan vital yang rentan secara ekonomi, terutama sebagai santunan saat meninggal karena tidak memiliki pensiun.
- Program telah menjangkau 14 kecamatan dan ditargetkan meliputi seluruh 21 kecamatan; Baznas juga memberi perlindungan serupa kepada 1.200 guru madrasah honorer.
Lombok Timur, IDN Times ā Sebanyak 1.087 pekerja rentan di Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB), mendapat perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan melalui program yang dibiayai dari dana zakat. Dari jumlah tersebut, 124 di antaranya merupakan marbot yang selama ini bekerja mengurus masjid di lingkungan masing-masing.
Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin secara simbolis menyerahkan kartu kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan kepada para penerima manfaat pada Jumat (14/8/2026). Selain 124 marbot, penerima program tersebut terdiri dari 664 guru ngaji serta puluhan ketua RT dan kepala lingkungan.
1. Pengakuan atas peran vital pekerja rentan

Bupati Lombok Timur, Haerul Warisin (IDN Times/Ruhaili) Dalam sambutannya, Haerul Warisin menegaskan bahwa profesi seperti marbot, guru ngaji, ketua RT, dan kepala lingkungan memiliki peran strategis yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Namun, keterbatasan insentif dan ketiadaan dana pensiun membuat mereka rentan secara ekonomi, terutama jika mengalami musibah.
"Mungkin kalau kita menghitung di NTB, jumlah marbot yang paling banyak pasti Lombok Timur. Marbot adalah petugas yang melayani masyarakat, guru ngaji membantu pemerintah menjaga dan memberikan ilmu. Tugas mereka sangat berat dan mulia," ujar Warisin.
Program ini, lanjutnya, difungsikan sebagai bentuk santunan duka atau dana pensiun bagi para penerima manfaat.
"Ketika dia meninggal dunia, tidak ada gaji pensiunnya. Makanya ini jadi gaji pensiunnya, pensiun hilang nafas," tegasnya.
2. Target diperluas ke 21 kecamatan

Bupati Lombok Timur, Haerul Warisin secara simbolik menyerahkan kartu BPJS ketenagakerjaan kepada guru ngaji(IDN Times/Humas Protokol Lotim) Pada tahap awal, program ini telah menjangkau 14 kecamatan, yaitu Aikmel, Sakra Barat, Keruak, Masbagik, Pringgabaya, Sakra Timur, Sikur, Sukamulia, Suela, Terara, Selong, dan Labuhan Haji. Pemerintah menargetkan perluasan ke 7 kecamatan lainnya sehingga seluruh 21 kecamatan di Lombok Timur dapat merasakan manfaat program ini.
"Kita ingin semua marbot dan guru ngaji di seluar kecamatan mendapatkan manfaat ini," ungkapnya.
3. Baznas dukung percepatan penanganan kemiskinan ekstrem

Bupati Lombok Timur, Haerul Warisin saat memberikan kartu BPJS Ketenagakerjaan kepada marbot dan guru ngaji(IDNTimes/Humas Protokol Lotim) Ketua Baznas Lombok Timur, H. Muhammad Kamli, melaporkan bahwa pihaknya berkomitmen mendukung percepatan penanganan kemiskinan ekstrem. Selain program ini, Baznas juga telah menyalurkan perlindungan serupa kepada 1.200 guru madrasah honorer dengan masa kerja 10 hingga 35 tahun.
"Mudah-mudahan apa yang kami lakukan dapat memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi saudara-saudara kita yang mengabdikan dirinya untuk masyarakat Lombok Timur," pungkasnya.


















![[BREAKING] KMP Putri Yasmin Rute Bali - Lombok Terbakar di Tengah Laut](https://image.idntimes.com/post/20260812/putriyasmin_41675887-21d3-441a-9238-b40f7d09b3b2.jpg)