Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
IDN Ecosystem
IDN Signature Events
For
You

Petugas Damkar Bima Dipukul Warga saat Hendak Padamkan Api

IMG_20250827_013133.jpg
Foto suasana saat korban dipukul warga (Dok/Istimewa)
Intinya sih...
  • Korban mengalami luka bengkak dan memar di bagian pipi
  • Polisi diharapkan usut tuntas kasus
  • Akibat kebakaran, kerugian mencapai Rp900 juta
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Bima, IDN Times - Seorang petugas pemadam kebakaran (Damkar) Kabupaten Bima Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) bernama Sahrul Gunawan usia 23 tahun dipukul warga, Selasa sore (26/8/2025) kemarin.

Kejadian tak menyenangkan itu berlangsung ketika korban bersama sejumlah rekannya tiba di lokasi kebakaran. Saat itu ia melakukan pemadaman api yang membakar 9 unit rumah warga Desa Ntonggu, Kecamatan Palibelo.

"Kronologinya, saat sampai TKP petugas Damkar mau pasang selang tapi di tarik sama warga setempat, lalu korban ditarik baru kemudian dipukul," kata rekan kerja korban, Nurhafida Turayni saat dikonfirmasi, Rabu (27/8/2025).

1. Korban lapor polisi

IMG_20250827_110339.jpg
Foto saat korban diperiksa di Puskesmas Woha, Bima (Dok/Istimewa)

Akibat dari pukulan itu, korban mengalami luka bengkak dan memar di bagian pipi kiri sehingga harus diperiksa di Puskesmas Woha. Termasuk melakukan visum sebagai bukti laporan polisi.

Kasus pemukulan ini resmi dilaporkan ke Mako Polres Bima oleh korban bersama rekan kerjanya tidak lama setelah kejadian berlangsung.

"Kasus pemukulan langsung kami laporkan tadi malam di Polres Bima," jelasnya.

2. Polisi diharapkan usut tuntas kasus

Ilustrasi penyelidikan (pixabay.com/viarami)
Ilustrasi penyelidikan (pixabay.com/viarami)

Nurhafida menyayangkan terjadi pemukulan terhadap rekan kerjanya tersebut. Ia berharap, kejadian serupa tak berulang di kemudian hari, serta kasusnya diusut tuntas agar memberikan efek jera bagi masyarakat Bima pada umumnya.

"Kami harap, kasusnya diusut tuntas supaya ada efek jera," harap dia.

Sementara itu, Camat Palibelo Muslimin saat dikonfirmasi membenarkan peristiwa tersebut. Namun, ia tidak tahu persis kronologi kejadian sehingga terjadi pemukulan terhadap anggota Damkar.

"Informasinya, korban anggota Damkar Kabupaten Bima, cuman sy gak tahu kronologi kejadian," katanya saat dihubungi.

3. Kerugian capai Rp900 juta

IMG_20250827_013036.jpg
Foto kobaran api saat membakar rumah para korban (Dok/Istimewa)

Diberitakan sebelumnya, sebanyak 9 unit rumah warga Desa Ntonggu terbakar, Selasa sore kemarin. Enam rumah diantaranya hangus terbakar rata dengan tanah, sementara tiga unit lainnya rusak berat.

Tidak ada korban jiwa dari kejadian tersebut, namun kerugian mencapai Rp900 juta. Kini, pihak kepolisian masih terus mendalami penyebab pasti kebakaran apakah karena arus pendek seperti dugaan awal, atau karena hal lainnya.

Sementara para korban yang terdampak masih mengungsi ke rumah keluarga dan tetangga. Kemudian bantuan tanggap darurat untuk para korban, baik dari pemerintah daerah maupun lembaga sosial terus berdatangan.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Linggauni -
EditorLinggauni -
Follow Us