Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

NTB Targetkan 4 Ribu Siswa Tembus Seleksi Beasiswa Kuliah Gratis

NTB Targetkan 4 Ribu Siswa Tembus Seleksi Beasiswa Kuliah Gratis
Pelajar dan mahasiswa NTB berburu beasiswa luar negeri. (IDN Times/Muhammad Nasir)
Share Article

Mataram, IDN Times - Pemprov Nusa Tenggara Barat (NTB) menargetkan 4 ribu pelajar dan mahasiswa tembus seleksi beasiswa kuliah gratis di kampus ternama baik dalam dan luar negeri. Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) NTB bekerja sama dengan Indonesia Scholarship Center (ISC), Lembaga Pengembangan Pendidikan (LPP) NTB, dan Universitas Mataram menggelar World Indonesia Scholarship (WISH) Festival di Kampus Universitas Mataram, Sabtu (25/11/2023).

Plt Kepala BRIDA NTB Lalu Suryadi mengatakan festival beasiswa terbesar di NTB itu dihadiri sebanyak 8 ribu pelajar SMA/SMK/MA dan mahasiswa. Kegiatan itu diikuti lembaga pemberi beasiswa baik dalam dan luar negeri.

"Kita target jumlah peserta 8 ribu orang. Paling tidak kita harapkan 4 ribu orang bisa tembus mendapatkan beasiswa. Tapi tentu ada prosesnya bertahap," kata Suryadi di Mataram, Sabtu (25/11/2023).

1. Siapkan penguasaan bahasa Inggris

Plt Kepala BRIDA NTB Lalu Suryadi. (IDN Times/Muhammad Nasir)
Plt Kepala BRIDA NTB Lalu Suryadi. (IDN Times/Muhammad Nasir)

Persyaratan bagi penerima beasiswa adalah penguasaan bahasa Inggris. Dikatakan, persyaratan TOEFL dan IELTS masih menjadi kendala bagi calon mahasiswa di NTB bisa tembus seleksi beasiswa.

Untuk itu, pihaknya akan fokus mempersiapkan penguasaan bahasa Inggris bagi anak-anak NTB supaya banyak yang tembus seleksi beasiswa. Salah satunya, BRIDA NTB akan melakukan kunjungan ke sekolah-sekolah. Kemudian memperkuat Rumah Bahasa yang telah dibentuk beberapa tahun terakhir.

"Rumah Bahasa akan diperkuat dengan memperbanyak event-event yang berkaitan dengan penguatan TOEFL dan IELTS," ujarnya.

2. Kuota tidak terbatas

Pelajar dan mahasiswa NTB berburu beasiswa. (IDN Times/Muhammad Nasir)
Pelajar dan mahasiswa NTB berburu beasiswa. (IDN Times/Muhammad Nasir)

Suryadi menjelaskan lembaga pemberi beasiswa yang ikut dalam festival beasiswa ini tidak membatasi kuota penerima beasiswa. Mereka menyiapkan beasiswa dalam jumlah tak terbatas.

Tetapi pihaknya menargetkan sekitar 4 ribu pelajar SMA/SMK/MA dan mahasiswa NTB dapat lolos sebagai penerima beasiswa baik dalam dan luar negeri.

"Kuotanya tidak terbatas, siapa yang memenuhi syarat silakan mendaftar. Bahkan India memberikan beasiswa, setelah selesai kuliah disiapkan tempat kerja," terangnya.

3. Pj Gubernur NTB berharap dijadikan agenda tahunan

Pelajar dan mahasiswa berburu beasiswa luar negeri. (IDN Times/Muhammad Nasir)
Pelajar dan mahasiswa berburu beasiswa luar negeri. (IDN Times/Muhammad Nasir)

Terpisah, Pj Gubernur NTB Lalu Gita Ariadi berharap festival beasiswa ini menjadi agenda tahunan. Bahkan dia menyatakan, NTB siap menjadi lokasi kegiatan dua kali dalam setahun.

Gita mengatakan siswa kelas XI dan XII perlu disiapkan sejak awal terkait dengan kemampuan TOEFL dan IELTS. Sehingga mereka bisa mengakses kesempatan melanjutkan pendidikan tinggi di dalam dan luar negeri.

"Dari awal dia mempersiapkan diri mencicil kemampuan TOEFL dan IELTS. Karena kompetisinya di sana. Saya terobsesi mendatangkan guru Bahasa Inggris yang hebat. Kegiatan ini membuka peluang, akses sebanyak-banyaknya dengan kemampuan TOEFL dan IELTS yang baik, kita bisa mengisi peluang-peluang di kampus ternama di dalam dan luar negeri," kata Gita.

4. Alasan dihentikannya program beasiswa NTB

Pj Gubernur NTB Lalu Gita Ariadi. (IDN Times/Muhammad Nasir)
Pj Gubernur NTB Lalu Gita Ariadi. (IDN Times/Muhammad Nasir)

Gita juga menjelaskan alasan dihentikannya program beasiswa NTB yang selama ini dibiayai APBD mulai 2024 mendatang. Sebagai Pj Gubernur, dia hanya melaksanakan apa yang tertuang di dalam Rencana Pembangunan Daerah (RPD) 2024-2026. Di mana dalam RPD 2024 fokus pada pengentasan kemiskinan ekstrem, stunting, inflasi dan penyelenggaraan pemilu 2024.

"Saya ini jadi Pj Gubernur tidak ada kampanye. Jadi saya melaksanakan apa yang ada di RPD 2024-2026. Jadi bukan saya yang menghentikan program beasiswa NTB. Yang menghentikan adalah sistem. Karena ada komitmen penyehatan anggaran sehingga mana yang wajib kita kerjakan," terangnya.

Share Article
Topics
Editorial Team
Sri Gunawan Wibisono
Muhammad Nasir
Sri Gunawan Wibisono
EditorSri Gunawan Wibisono

Latest News NTB

See More

Bobot 1,1 Ton, Siloam Jadi Sapi Kurban Prabowo di Masjid Muhammadiyah Kupang

26 Mei 2026, 18:46 WIBNews