Mataram, IDN Times - Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menyiapkan anggaran dana alokasi umum (DAU) sebesar 2 persen untuk mengatasi dampak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) subsidi. Ini sesuai instruksi pemerintah lewat Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) agar daerah pun aktif membantu persoalan BBM ini.
Pemprov NTB sendiri belum tahu seperti apa bentuk program bantalan sosial ini. Sementara ini, pemerintah daerah sedang berkonsultasi dengan Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) dan pemerintah terkait bentuk bantuan dari daerah tersebut.
"Sedang coba ditanyakan bagaimana konkretnya. Kita coba minta Kepala BPKP NTB," kata Zulkieflimansyah belum lama ini di Mapolda NTB.
