Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
PELNI Gratiskan Pengiriman Bantuan untuk Korban Gempa NTT
Kapal PELNI tengah berlayar. (Dok PELNI)
  • PELNI membuka layanan pengiriman bantuan kemanusiaan gratis bagi korban gempa NTT untuk mempercepat distribusi logistik melalui jaringan pelayarannya.
  • Bantuan harus nonkomersial, disertai surat pengantar dan daftar barang, dikemas aman; makanan, obat, tenda, serta kebutuhan bayi diterima, sementara barang berbahaya ditolak.
  • Pengiriman awal menggunakan KM Tidar dari Surabaya pada 16 Agustus 2026, sementara PELNI Kupang mendukung penerimaan dan penyaluran bantuan melalui Pelabuhan Kupang.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Minggu (16/8/2026)

PELNI membuka layanan gratis pengiriman bantuan kemanusiaan bagi warga terdampak gempa di NTT. Pengiriman awal dijadwalkan memakai KM Tidar dari Surabaya pukul 22.00 WIB.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    PT PELNI membuka layanan pengiriman bantuan kemanusiaan gratis bagi masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur, melalui jaringan pelayaran reguler perusahaan.
  • Who?
    PT PELNI, Tim Posko Bantuan PELNI untuk NTT yang dipimpin Hana Suhardi, serta PELNI Cabang Kupang mendukung pengiriman, penerimaan, dan penyaluran bantuan untuk korban gempa.
  • Where?
    Bantuan ditujukan ke wilayah terdampak gempa di Nusa Tenggara Timur. PELNI Cabang Kupang mendukung penerimaan dan penyaluran bantuan, khususnya melalui Pelabuhan Kupang.
  • When?
    Layanan diumumkan Minggu, 16 Agustus 2026. Pengiriman awal dijadwalkan memakai KM Tidar dari Surabaya pada hari yang sama pukul 22.00 WIB.
  • Why?
    Fasilitas gratis disediakan untuk mempercepat dan memudahkan distribusi logistik kemanusiaan kepada masyarakat yang terdampak gempa di NTT.
  • How?
    Pengirim wajib menyertakan surat pengantar resmi dan daftar barang. Bantuan diangkut sesuai trayek reguler PELNI, dikemas rapat, serta tidak boleh berupa barang berbahaya atau dilarang.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
PELNI mengirim bantuan gratis untuk orang yang kena gempa di NTT. Hana Suhardi bilang kapal PELNI akan membawa makanan, air, tenda, selimut, obat, dan barang penting lain. Bantuan harus dari lembaga atau komunitas dan dikemas rapi. Kapal KM Tidar mulai berangkat dari Surabaya. PELNI Kupang akan menerima lalu membagikan bantuan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Kupang, IDN Times - PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) membuka layanan gratis bagi untuk pengiriman bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Direktur Usaha Angkutan Barang dan Tol Laut sekaligus Ketua Tim Posko Bantuan PELNI untuk NTT, Hana Suhardi, mengatakan PELNI dengan ini berkontribusi mempercepat distribusi logistik bagi masyarakat terdampak gempa.

"Pengiriman gratis ini agar bantuan dapat disalurkan dengan lebih mudah. Kami siap memanfaatkan jaringan pelayaran PELNI untuk membantu mempercepat distribusi logistik kemanusiaan ke wilayah terdampak,” ujar Hana dalam keterangannya, Minggu (16/8/2026).

1. Jenis dan syarat pengiriman bantuan

Calon penumpang kapal Pelni di Pelabuhan Tenau Kupang. (IDN Times/Putra Bali Mula)

Ia menegaskan layanan tersebut wajib merupakan barang kemanusiaan yang tidak diperuntukkan bagi kepentingan komersial. Jenis-jenis bantuan yang bisa disalurkan gratis itu antara lain makanan, air minum dalam kemasan, tenda, terpal, selimut, perlengkapan tidur, penerangan, obat-obatan dan perlengkapan medis, popok anak maupun dewasa, pembalut, susu serta makanan bayi.

Nantinya pengirim wajib melampirkan surat pengantar resmi dari lembaga, komunitas atau instansi serta daftar barang atau packing list yang mencantumkan jenis dan jumlah bantuan.

"Yang mana bantuan tersebut juga harus dikemas dengan baik dan rapat menggunakan kardus, karung atau peti yang sesuai. Untuk yang mudah pecah wajib diberi tanda seperti “FRAGILE” atau keterangan penanganan lainnya," jelas dia lebih lanjut

2. Pengiriman awal sudah dijadwalkan

Kondisi korban gempa Flores di tenda pengungsian. (Dok Polda NTT)

Pengiriman awal sudah dijadwalkan menggunakan KM Tidar yang berangkat dari Surabaya pada Minggu (16/8/2026) pukul 22.00 WIB. Selanjutnya, bantuan akan diangkut menggunakan kapal PELNI lainnya sesuai rute dan jadwal keberangkatan masing-masing kapal.

"Pengiriman bantuan mengikuti trayek dan jadwal reguler kapal PELNI. Kami mengajak lembaga, komunitas, atau instansi untuk bersama-sama membantu saudara kita di NTT. Semoga fasilitas ini dapat memperlancar penyaluran bantuan dan memberikan manfaat bagi masyarakat yang terdampak gempa,” ajak Hana.

Ia mengingatkan bahwa PELNI tidak menerima bahan mudah meledak atau terbakar, cairan atau bahan berbahaya, bahan kimia beracun, barang yang dilarang berdasarkan peraturan, serta barang yang dapat membahayakan keselamatan pelayaran, awak kapal, penumpang maupun muatan lainnya.

3. PELNI Kupang dukung penuh distribusi kepada korban gempa

GM PELNI Kupang Teguh Hari Setiadi. (IDN Times/Putra Bali Mula)

PELNI Cabang Kupang nantinya akan mendukung penerimaan dan penyaluran bantuan kemanusiaan yang masuk melalui jaringan pelayaran PELNI, khususnya melalui Pelabuhan Kupang. Selain itu koordinasi dengan berbagai pihak terkait akan terus dilakukan agar proses penerimaan, penanganan, dan penyaluran bantuan dapat berjalan dengan baik serta tepat sasaran.

“Kelancaran distribusi bantuan kemanusiaan yang akan tiba melalui jaringan pelayaran PELNI akan kami dukung penuh,” ujar Kepala Cabang PELNI Kupang, Teguh Harisetiadi.

PELNI Cabang Kupang juga mengajak seluruh pihak baik lembaga, komunitas, dunia usaha dan masyarakat yang ingin membantu korban gempa untuk memanfaatkan fasilitas pengiriman gratis tersebut.

“Karena setiap bantuan yang dikirim melalui PELNI merupakan bentuk kepedulian dan gotong royong untuk meringankan beban saudara-saudara kita di wilayah terdampak,” tambahnya

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article