Mataram, IDN Times - Seorang jemaah haji khusus asal Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB) atas nama Arifin Abdullah tersesat di Makkah, Arab Saudi. Kanwil Kemenag Provinsi NTB mendapatkan informasi bahwa jemaah yang bersangkutan berangkat bersama rombongannya yang berjumlah 40 orang dari NTB.
Ketua Tim Pendaftaran dan Dokumen Haji Reguler Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umroh (PHU) Kanwil Kemenag NTB Hj. Sri Latifa Muslim menjelaskan pihaknya berusaha mencari travel atau Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK) yang memberangkatkan. Jemaah yang bersangkutan berangkat haji menggunakan visa ziarah dengan biaya sekitar Rp150 juta.
"Rombongan di Haji Arifin itu ada sekitar 40 orang, dari NTB semua, info yang kami dapatkan. Karena mau cepat (berangkat haji). Kalau lewat visa ziarah, itu tidak menggunakan masa tunggu, tidak ada antreannya," kata Latifa di Mataram, Senin (3/7/2023).
