Mataram, IDN Times - Wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) yang menyerang hewan ternak di Pulau Lombok semakin meluas. Berdasarkan data Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) Provinsi NTB sampai 5 Juni 2022, jumlah sapi, kerbau dan kambing yang terjangkit virus PMK di Pulau Lombok sebanyak 17.917 ekor.
Dari jumlah tersebut, ternak yang sudah sembuh sebanyak 7.984 ekor dan 87 ekor dipotong paksa. Selain itu, sebanyak 8 ekor ternak mati akibat terjangkit PMK.
