7 Metode Mengelola Keuangan dengan Bijak yang Wajib Dicoba

Mengelola keuangan dengan baik adalah kunci untuk mencapai kestabilan finansial. Salah satu cara efektif untuk melakukannya adalah dengan menerapkan metode budgeting. Dengan budgeting yang tepat, kamu dapat merencanakan pengeluaran, menabung, dan bahkan mempersiapkan dana darurat tanpa merasa kewalahan.
Namun, tidak semua orang cocok dengan metode budgeting yang sama. Oleh karena itu, penting untuk menemukan metode yang sesuai dengan gaya hidup dan kebutuhan finansial kamu.
Berikut 7 metode mengelola keuangan dengan bijak yang wajib kamu coba.
1. Metode 50/30/20

Metode 50/30/20 adalah salah satu cara budgeting paling populer dan sederhana.
Caranya adalah:
- 50% dari penghasilan digunakan untuk kebutuhan pokok (makan, sewa, transportasi).
- 30% untuk keinginan (hiburan, belanja, liburan).
- 20% sisanya dialokasikan untuk tabungan atau melunasi utang.
Metode ini cocok untuk kamu yang ingin mulai mengatur keuangan tanpa terlalu banyak aturan.
2. Metode amplop

Metode budgeting ini mengharuskan kamu membagi uang tunai ke dalam amplop yang telah diberi label sesuai kategori pengeluaran, seperti makanan, transportasi, dan hiburan. Jika uang di dalam amplop habis, kamu harus menunggu hingga bulan berikutnya untuk mengisi ulang.
Metode ini sangat efektif untuk mencegah pemborosan, terutama jika kamu cenderung mengeluarkan uang secara impulsif.
3. Metode zero-based budgeting

Dalam metode ini, setiap rupiah dari penghasilan kamu harus dialokasikan untuk kebutuhan tertentu. Tujuannya adalah memastikan tidak ada uang yang “menganggur”.
Misalnya, jika penghasilan kamu Rp5 juta, pastikan jumlah itu dibagi habis untuk berbagai kategori, termasuk tabungan dan investasi. Metode ini cocok untuk kamu yang ingin lebih disiplin dan detail dalam mengelola keuangan.
4. Metode pay yourself first

Sesuai namanya, metode ini mengutamakan tabungan sebelum pengeluaran lainnya. Begitu menerima gaji, sisihkan terlebih dahulu dana untuk tabungan atau investasi. Sisanya baru digunakan untuk kebutuhan dan keinginan.
Metode ini membantu kamu membangun kebiasaan menabung secara konsisten.
5. Metode kalender

Metode ini melibatkan mencatat semua pengeluaran dan pemasukan secara terperinci pada kalender atau aplikasi keuangan. Dengan begitu, kamu dapat melihat pola pengeluaran dan menyesuaikan anggaran untuk bulan berikutnya.
6. Metode harian

Metode ini mengharuskan kamu menetapkan batas pengeluaran harian. Misalnya, jika anggaran bulanan kamu adalah Rp6 juta, maka batas harian adalah Rp200 ribu.
Metode ini membantu kamu lebih sadar dalam mengelola pengeluaran sehari-hari.
7. Metode berbasis tujuan

Jika kamu memiliki tujuan finansial spesifik, seperti membeli rumah atau traveling, metode ini cocok untuk kamu. Alokasikan sebagian penghasilan langsung untuk mencapai tujuan tersebut, dan sesuaikan pengeluaran lainnya agar tidak mengganggu rencana utama.
Demikian 7 metode mengelola keuangan dengan bijak yang wajib kamu coba. Semoga informasi ini bermanfaat, ya.