Mandalika Berpotensi Jadi Tempat Kunci Gelar Juara Dunia MotoGP 2026

Mataram, IDN Times - MotoGP 2026 kembali menghadirkan musim balap yang panjang, padat, dan menantang dengan rangkaian seri yang membentang mulai akhir Februari 2026 hingga November 2026. MotoGP Mandalika akan digelar pada 9-11 Oktober 2026.
Direktur Utama Mandalika Grand Prix Association (MGPA) Priandhi Satria mengatakan bahwa MotoGP Mandalika berpotensi menjadi tempat Mengunci gelar juara dunia MotoGP 2026. Adapun Musim MotoGP 2026 akan dibuka di Buriram, Thailand, pada 27 Februari–1 Maret 2026.
"Mandalika berada di seri yang berpotensi menjadi tempat gelar juara dunia dikunci di sirkuit ini. Tahun lalu, sirkuit sepanjang 4,31 kilometer ini nyaris menjadi seri penentuan gelar juara dunia, jika Marc Marquez gagal mengunci di Motegi, Jepang, seminggu sebelum di Mandalika," kata Priandhi, Sabtu (3/1/2025).
1. Jadwal lengkap MotoGP 2026

Priandhi menjelaskan setelah seri pembuka di Thailand, MotoGP bergerak ke Amerika Selatan dengan seri Goiania, Brasil pada 20–22 Maret, sebelum melanjutkan tur Amerika melalui Austin, Amerika Serikat pada 27–29 Maret. Rangkaian awal musim ini menjadi fase penting bagi tim untuk membaca kekuatan lawan dan mengembangkan setelan motor.
Memasuki bulan April, MotoGP menyambangi Timur Tengah dan Eropa Selatan dengan balapan di Lusail, Qatar pada 10–12 April dan Jerez, Spanyol pada 24–26 April. Seri-seri ini dikenal teknis dan menuntut konsistensi tinggi, sekaligus menjadi barometer awal kandidat juara dunia.
Bulan Mei menjadi periode sibuk di Eropa Barat. Balapan digelar beruntun di Le Mans, Prancis pada 8–10 Mei, Barcelona, Catalunya pada 15–17 Mei dan Mugello, Italia pada 29–31 Mei. Ketiga sirkuit ini terkenal dengan atmosfer penonton yang fanatik serta karakter lintasan cepat yang memacu adrenalin, seringkali menghadirkan duel sengit antar pembalap papan atas.
Selanjutnya, paruh tengah musim berlanjut ke Eropa Tengah dan Timur melalui Balaton Park, Hungaria pada 5–7 Juni, Brno, Ceko pada 19–21 Juni, dan Assen, Belanda pada 26–28 Juni. Fase ini, kata Priandhi, menjadi ujian fisik dan strategi karena jadwal yang padat serta perbedaan karakter lintasan yang ekstrem, dari sirkuit teknis hingga trek berkecepatan tinggi.
Setelah jeda musim panas, MotoGP kembali memanas di paruh kedua dengan seri Sachsenring, Jerman pada 10–12 Juli dan Silverstone, Inggris pada 7–9 Agustus, sebelum menuju MotorLand Aragon, Spanyol pada 28–30 Agustus. Persaingan biasanya semakin ketat di fase ini, seiring perburuan poin menuju klasemen akhir.
Memasuki bulan September, MotoGP digelar di Misano, San Marino pada 11–13 September dan Spielberg, Austria pada 18–20 September. Dua seri ini kerap menjadi titik balik perebutan gelar, terutama bagi pembalap yang masih memiliki peluang juara dunia.
Kemudian seri Mandalika pada 9-11 Oktober 2026. MotoGP melanjutkan tur ke Phillip Island, Australia pada 23–25 Oktober, lalu Sepang, Malaysia pada 30 Oktober–1 November. Dua seri ini dikenal brutal dan menguras stamina, sebelum musim ditutup secara klasik di Portimao, Portugal pada 13–15 November dan Cheste, Valencia pada 20–22 November sebagai seri pamungkas.
2. Alasan harus nonton langsung MotoGP 2026 di Mandalika

Pria yang akrab disapa Andi itu menyebutkan sejumlah alasan penonton harus menonton secara langsung MotoGP Mandalika 2026. Dia mengatakan MotoGP bukan sekadar balapan motor tercepat di dunia, melainkan sebuah pengalaman global yang menyatukan kecepatan, teknologi, emosi, dan hiburan kelas dunia.
Semua itu terasa jauh lebih lengkap ketika disaksikan secara langsung di Pertamina Mandalika International Circuit atau Sirkuit Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat. Hadir langsung di sirkuit Mandalika akan memberikan sensasi yang tidak akan pernah tergantikan oleh layar televisi atau siaran digital lainnya.
Sensasi suara dan atmosfer menjadi alasan utama menonton langsung MotoGP Mandalika 2026. Deru mesin motor MotoGP yang melintas dengan kecepatan lebih dari 300 km/jam menghadirkan getaran nyata yang hanya bisa dirasakan langsung di tribun.
Riuh rendah penonton, bendera berbagai negara yang berkibar, serta sorak sorai di setiap tikungan menciptakan atmosfer yang penuh adrenalin. Penonton dapat melihat secara detail teknik para pembalap saat late braking, menikung ekstrem, hingga duel wheel to wheel yang menegangkan.
Kemudian, keunikan sirkuit Mandalika menjadikan pengalaman menonton semakin istimewa. Pertamina Mandalika International Circuit merupakan sirkuit kelas dunia dengan latar keindahan alam pesisir selatan Lombok. Pemandangan laut biru, perbukitan hijau, dan garis pantai yang membentang menjadi panorama langka dalam kalender MotoGP. Kombinasi balapan berkecepatan tinggi dan lanskap tropis ini menjadikan Mandalika berbeda dari sirkuit lain di dunia.
Selain balapan MotoGP, MGPA juga menawarkan berbagai Program Mandalika Experience yang lengkap. Penonton MotoGP bisa berkeliling sirkuit menggunakan kendaraan Riders Parade MotoGP, Honda ADV Experience, Taxi Ride menggunakan mobil balap Agya, bersepeda di sirkuit, dan berbelanja Official Merchandise Mandalika Circuit.
Berbagai hiburan, pertunjukan budaya, festival kuliner, hingga aktivitas UMKM lokal hadir di sekitar area sirkuit. Penonton tidak hanya datang untuk menonton balapan, tetapi juga menikmati wisata, budaya, dan keramahan khas Indonesia. MotoGP di Mandalika menjadi ajang sport tourism yang menyatukan olahraga, pariwisata, dan ekonomi kreatif.
Dari sisi akses dan fasilitas, standar internasional terus dikembangkan. Tribun dengan berbagai pilihan view, area hospitality, fan zone, serta sistem keamanan dan kenyamanan yang terus ditingkatkan membuat pengalaman menonton semakin aman dan menyenangkan bagi semua kalangan, termasuk keluarga dan wisatawan mancanegara.
Yang tak kalah penting, kata Andi, hadir langsung di MotoGP Mandalika berarti menjadi bagian dari sejarah motorsport Indonesia. Setiap sorakan penonton adalah dukungan nyata bagi Indonesia sebagai tuan rumah event balap motor paling bergengsi di dunia. Kehadiran penonton turut mendorong promosi pariwisata nasional sekaligus menunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia mampu menyelenggarakan event global dengan standar tertinggi.
"Dengan semua keunggulan tersebut, menonton MotoGP secara langsung di Pertamina Mandalika International Circuit bukan sekadar melihat balapan, melainkan merasakan pengalaman tak terlupakan yang memadukan kecepatan, keindahan alam, hiburan, dan kebanggaan nasional dalam satu momen luar biasa," ujar Priandhi.
3. MotoGP Mandalika berada di antara seri Jepang dan Australia

Dia menjelaskan bahwa MotoGP Mandalika 2026 berada di antara seri Jepang (Motegi) dan Australia (Phillip Island), sehingga menjadikan balapan di Indonesia sangat penting bagi pembalap dan tim. Setiap poin yang diraih di Mandalika berpotensi menentukan arah klasemen menuju seri penutup musim MotoGP 2026. Hal ini membuat tensi balapan dipastikan tinggi dan menyuguhkan aksi terbaik para pembalap MotoGP.
Menurutnya, dengan menghadiri langsung MotoGP Mandalika 2026 memberikan nilai lebih bagi penonton. Selain menyaksikan balapan dengan intensitas tinggi, penonton juga menikmati keunikan karakter sirkuit Mandalika yang menuntut presisi, keberanian, dan strategi matang. Tikungan cepat, perubahan elevasi, serta kondisi cuaca tropis kerap menghadirkan tantangan tersendiri yang membuat balapan di Mandalika selalu menarik dan sulit diprediksi.
Dikatakan, juara seri Mandalika selalu silih berganti, mulai dari Miguel Oliviera (2022), Francesco Bagnaia (2023), Jorge Martin (2024), dan Fermín Aldeguer (2025). Menjadi akan menarik apakah Marc Marquez akan mampu finish di balapan utama (main race) di Mandalika. Karena selama ini, Marc Marquez selalu tidak finis di balapan utama.
“Dengan jadwal 9–11 Oktober 2026, Mandalika berpeluang bagi pimpinan klasemen mengunci juara MotoGP 2026. Seperti halnya tahun lalu 2025, Pertamina Grand Prix of Indonesia nyaris menjadi arena penobatan Marc Marquez meraih juara dunia, namun berbekal pengalaman dan konsistensi Marc Marquez sepanjang lomba di Motegi, gelar telah dikunci di Motegi, Jepang, seminggu sebelum seri Mandalika," ungkapnya.
Menurutnya, menyaksikan langsung MotoGP di Mandalika bukan hanya menyaksikan balapan, tetapi juga merasakan pengalaman utuh. MotoGP Mandalika adalah kombinasi sport, hiburan, dan pariwisata. Penonton tidak hanya melihat aksi pembalap terbaik dunia, tetapi penonton berkesempatan juga menikmati Mandalika Experience dan keindahan alam Lombok.
"Inilah yang membuat MotoGP di Mandalika berbeda dan wajib ditonton langsung,” tandasnya.












