Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Insiden Tabrakan, Sean Gelael Gagal Finis Race 2 GTWCA Mandalika 2026

Insiden Tabrakan, Sean Gelael Gagal Finis Race 2 GTWCA Mandalika 2026
Mobil yang dikendarai Sean Gelael keluar lintasan dan terdampar di gravel usai terjadinya insiden tabrakan pada Race 2 GTWCA Mandalika 2026, Minggu (3/5/2026). (YouTube GT World Challenge Asia)

Lombok Tengah, IDN Times - Pembalap Indonesia, Sean Gelael gagal finis di Race 2 GT World Challenge Asia (GTWCA) Mandalika 2026 yang berlangsung Minggu (3/5/2026). Pembalap dari Tim Garage 75 yang menggeber mobil Ferrari 296 GT3 Evo itu tak bisa melanjutkan balapan karena terlibat insiden tabrakan dengan pembalap Adderley Fong (Ferrari #13) di tikungan 11 Sirkuit Mandalika, sehingga membuat Sean terdampar di gravel.

Karena kondisi mobilnya sudah rusak parah, Sean terpaksa mengakhiri lomba lebih cepat. "Saya lihat dia melebar dan saya berusaha menyusulnya karena kesempatan terbuka. Tapi jalurnya ditutup dan terjadilah tabrakan itu," kata Sean.

1. Naik podium dua kali di Race 1 GTWCA Mandalika 2026

IMG-20260501-WA0039.jpg
Pembalap Indonesia, Sean Gelael. (IDN Times/Muhammad Nasir)

Brand Ambassador Pertamax Turbo, Pertamina Fastron, dan SPBU Pertamina tersebut menyebut bahwa kehadiran penonton di Sirkuit Mandalika memberikan energi yang luar biasa bagi dirinya. Dia mengaku sangat senang akhirnya bisa turun balapan di GTWCA Mandalika 2026 di depan ribuan penonton yang hadir dan hal itu membuat motivasinya menjadi berlipat.

Dengan motivasi tersebut, Sean meraih pole position dan naik podium dua kali yaitu podium 3 (overall) dan podium 2 di kelas Silver) pada Race 1 GTWCA Mandalika 2026, Sabtu (2/5/2026). Pada Race 2 yang digelar Minggu (3/5/2026), Sean memulai balapan dari P6.

Penampilan perdana Sean di Mandalika memberikan kesan mendalam terutama dari antusiasme penonton. Bukan hanya penonton, tapi juga media. Saat ini komitmen Sean untuk balapan di FIA WEC dan GT World Challenge Europe sangat menyita waktunya.

Paling tidak ada 13 balapan endurance sepanjang musim, belum termasuk jadwal tes yang tak kalah menyita waktu. Race berikut Sean adalah FIA WEC putaran dua, 6 Hours of Spa-Francorchamps di Belgia pada 9 Mei 2026.

2. Pemenang Race 2 GTWCA Mandalika 2026

IMG_20260502_132604_736.jpg
Pembalap Indonesia, Sean Gelael saat Race 1 GTWCA Mandalika 2026. (IDN Times/Muhammad Nasir)

Race 2 GTWCA Mandalika 2026 menghadirkan pertarungan sengit antara pembalap sepanjang 36 lap atau 155,16 kilometer. Dalam kondisi cuaca cerah dan lintasan kering Sirkuit Mandalika, para pembalap dituntut tampil konsisten sekaligus cermat dalam strategi pit stop dan pengelolaan ban.

Sejak start, persaingan langsung terbentuk di barisan depan dengan gap yang sangat rapat. Dominasi ditunjukkan pasangan pembalap Anthony Xu Liu/Loek Hartog dari Phantom Global Racing yang mengendarai Porsche 911 GT3 R (992) Evo.

Keduanya mengamankan kemenangan overall sekaligus juara kelas Pro-Am dengan waktu 1 jam 1 menit 20,722 detik. Keunggulan mereka dibangun lewat konsistensi lap demi lap serta minim kesalahan di fase krusial balapan.

Posisi kedua ditempati rekan sesama pengguna Porsche dari Absolute Racing, Ruohan Huang/Alessandro Ghiretti, yang finis dengan selisih 15,889 detik. Sementara podium ketiga menjadi milik wakil Indonesia, Andrés Pato/Jaxon Evans dari Audi Sport Asia Team Phantom, yang menunjukkan performa kompetitif dengan Audi R8 LMS GT3 EVO II dan hanya terpaut sekitar 19 detik dari pemenang.

Persaingan juga tak kalah menarik di kelas lain. Akash Nandy dari Absolute Racing tampil impresif merebut kemenangan kelas Silver sekaligus finis keempat secara keseluruhan menggunakan Lamborghini Huracan GT3 EVO2. Di kelas Silver-Am, duet Dean Yu Hao Chen/Jiatong Liang dari Craft-Bamboo Racing berhasil keluar sebagai pemenang setelah mempertahankan konsistensi di tengah tekanan lawan.

Race 2 GTWCA Mandalika 2026 diwarnai sejumlah drama yang mempengaruhi hasil akhir. Penalti waktu diberikan kepada beberapa tim, termasuk mobil nomor 918 dari Absolute Racing yang mendapat tambahan 5 detik akibat insiden tabrakan, serta mobil nomor 5 dari Team Studie yang menerima penalti 42 detik karena melanggar batas lintasan.

Partisipasi pembalap Indonesia tetap menjadi perhatian dalam balapan ini. Selain podium dari Andrés Pato, pasangan Setiawan Santoso/Bi Huang Zhou di kelas Am mampu menyelesaikan lomba meski berada di luar posisi tiga besar. Namun, hasil kurang beruntung dialami pembalap Indonesia lainnya, Sean Gelael, yang membela tim Garage 75. Ia harus menghentikan balapan lebih awal dan dinyatakan tidak finis (DNF) setelah hanya menempuh sebagian kecil dari total lap.

3. Balapan sangat kompetitif

IMG-20260503-WA0018.jpg
Race 2 GTWCA Mandalika 2026, Minggu (3/5/2026). (dok. MGPA)

Direktur Utama Mandalika Grand Prix Association (MGPA), Priandhi Satria, menilai Race 2 GTWCA Mandalika 2026 berlangsung sangat kompetitif dan mencerminkan tingginya level balap GT3 di Asia. Persaingan ketat terjadi di semua kelas dan memberikan tontonan yang menarik bagi para penggemar motorsport.

Terkait hasil yang dialami Sean Gelael, Priandhi menyebut bahwa situasi tersebut merupakan bagian dari dinamika balap yang tidak terhindarkan. “Dalam motorsport, hal-hal seperti ini bisa terjadi kapan saja. Tentu kami menyayangkan Sean tidak bisa menyelesaikan balapan, tetapi ini bagian dari kompetisi,” kata dia.

Priandhi menegaskan dukungan penuh MGPA terhadap kiprah pembalap Indonesia di level internasional. Dia mengatakan bahwa Sean Gelael adalah salah satu pembalap Indonesia yang berpengalaman di level dunia. "Kami di MGPA akan terus mendukung semua pembalap yang berkiprah di jenjang internasional dan pembalap bisa menggunakan sirkuit ini untuk berlatih,” tambahnya.

Secara keseluruhan, Race 2 GTWCA Mandalika 2026 kembali menegaskan kualitas ajang GT World Challenge Asia yang kompetitif dan merata. Kehadiran berbagai pabrikan besar seperti Porsche, Audi, Lamborghini, Ferrari, BMW, dan Mercedes-AMG, serta ketatnya persaingan di setiap kelas.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Sri Gunawan Wibisono
EditorSri Gunawan Wibisono
Follow Us

Latest Sport NTB

See More

Sukses Gelar GTWCA 2026, IMI Dorong Mandalika Jadi Hub Motorsport Asia

04 Mei 2026, 00:08 WIBSport