- Putaran 1: Sepang International Circuit pada 4–5 April
- Putaran 2: Pertamina Mandalika International Circuit pada 1–3 Mei
- Putaran 3: Sportsland SUGO pada 16–17 Mei
- Putaran 4: Shanghai International Circuit pada 5–6 Juni
- Putaran 5: Fuji Speedway pada 11–12 Juli
- Putaran 6: Okayama International Circuit pada 29–30 Agustus
- Putaran 7: Suzuka Circuit pada 12–13 September
- Putaran 8 (Final): Beijing Street Circuit pada 3–4 Oktober
GT World Challenge Asia Kembali Digelar di Mandalika pada 1-3 Mei 2026

- Seri Mandalika masuk putaran kedua
- Membuka ruang partisipasi tim balap Indonesia untuk tampil di kompetisi regional
- Deretan pembalap papan atas akan tampil pada 1-3 Mei 2026
Lombok Tengah, IDN Times - Indonesia kembali masuk dalam kalender GT World Challenge Asia 2026. Balap mobil bergengsi di Asia itu akan digelar di Pertamina Mandalika International Circuit atau Sirkuit Mandalika pada 1–3 Mei 2026.
"Kembalinya ajang ini ke Tanah Air mencerminkan konsistensi Indonesia dalam membangun ekosistem sport tourism kelas dunia, sekaligus memperkuat citra Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat sebagai destinasi balap internasional yang semakin diperhitungkan di kawasan Asia," kata Direktur Utama Mandalika Grand Prix Association (MGPA) Priandhi Satria, Rabu (18/2/2026).
1. Seri Mandalika masuk putaran kedua

Berdasarkan kalender provisional 2026 yang dirilis SRO Motorsports Asia, seri Mandalika menempati putaran kedua musim ini setelah seri pembuka di Sepang International Circuit, Malaysia. Balapan ini menghadirkan format dua race berdurasi satu jam, yang menyajikan persaingan ketat antar pabrikan dan tim profesional maupun Pro-Am.
Priandhi merincian jadwal lengkap GT World Challenge Asia musim 2026, yaitu:
2. Membuka ruang partisipasi tim balap Indonesia untuk tampil di kompetisi regional

Priandhi menyatakan penyelenggaraan GT World Challenge Asia 2026 memberi efek berganda bagi perekonomian daerah dan nasional. Event ini juga membuka ruang partisipasi lebih luas bagi tim balap Indonesia untuk tampil dalam kompetisi regional dengan standar internasional.
"Dalam jangka panjang, konsistensi menghadirkan event kelas dunia akan memperkuat fondasi industri otomotif dan balap nasional,” ungkapnya.
Baginya, penempatan seri Pertamina Mandalika International Circuit di awal musim 2026 memiliki nilai strategis tersendiri. Selain menjadi fase awal pemanasan kompetisi menuju pertengahan musim, putaran ini juga berperan sebagai representasi Asia Tenggara dalam kalender balap GT3 internasional yang sarat gengsi.
Sebagai tuan rumah, Pertamina Mandalika International Circuit dikenal sebagai lintasan teknis dengan kombinasi tikungan cepat dan sektor menantang. Berlokasi di kawasan The Mandalika, sirkuit ini menawarkan panorama Samudra Hindia dan perbukitan hijau Lombok, memberikan pengalaman balap yang menarik bagi tim, pembalap, dan penonton.
Kejuaraan GT World Challenge Asia dikenal sebagai salah satu ajang paling kompetitif di kelas GT3, menghadirkan mobil-mobil dari pabrikan ternama dunia seperti Mercedes-AMG, Porsche, Ferrari, Lamborghini, Audi, BMW, Chevrolet, dan Nissan. Setiap akhir pekan balapan menyuguhkan kombinasi kecepatan, strategi pitstop, manajemen ban, serta kerja sama dua pembalap dalam satu mobil.
3. Deretan pembalap yang akan tampil

Dia menyebutkan sejumlah pembalap akan tampil, diantaranya Wei Lu, Alessio Picariello (Origine Motorsport), Bob Yuan dan Leo Ye (Origine Motorsport), Anthony Liu, Dorian Boccolacci (Phantom Global Racing), Danial Frost, JiaTong Liang (Craft-Bamboo Racing), Mike Zhou, Ralf Aron (Climax Racing), dan nama-nama pembalap papan atas lainnya akan meramaikan balapan di sirkuit kebanggan Tanah Air pada 1-3 Mei 2026 mendatang.
Pembalap-pembalap tersebut adalah peraih podium Race 1 dan Race 2 di Mandalika International Circuit pada musim 2025 lalu. Priandhi mengatakan penyelenggaraan GT World Challenge Asia 2026 di Pertamina Mandalika International Circuit semakin memperkuat positioning Indonesia sebagai destinasi motorsport roda empat di kawasan Asia, melengkapi berbagai event internasional yang telah sukses digelar sebelumnya, termasuk MotoGP.
Selain dampak ekonomi jangka pendek, penyelenggaraan berkelanjutan event kelas dunia di The Mandalika juga memiliki nilai strategis jangka panjang. Konsistensi menghadirkan kejuaraan internasional diyakini akan memperkuat fondasi industri otomotif dan motorsport nasional, membuka ruang partisipasi bagi talenta Indonesia, serta meningkatkan kepercayaan promotor global terhadap Indonesia sebagai tuan rumah event berskala internasional.
“Kedatangan tim internasional, kru, sponsor, serta wisatawan domestik dan mancanegara akan mendorong okupansi hotel, pergerakan UMKM, hingga promosi pariwisata Lombok, Nusa Tenggara Barat,” kata dia.















