Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal. (IDN Times/Muhammad Nasir)
Sementara, Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal mengatakan ajang olahraga multievent empat tahunan itu sebagai panggung untuk mengukur hasil pembinaan atlet, menguji mental juara. Sekaligus menemukan bibit-bibit terbaik yang akan membawa nama NTB ke level nasional bahkan internasional.
Dia berpesan kepada seluruh atlet agar bertanding dengan sungguh-sungguh dan mengejar prestasi tanpa mengorbankan sportivitas. Karena kemenangan sejati bukan hanya ditentukan oleh medali yang dibawa pulang, melainkan juga karakter yang ditunjukkan selama pertandingan.
"Kita boleh bersaing di arena, tetapi setelah pertandingan usai, kita tetap selaku satu keluarga besar, keluarga besar NTB," pesannya.
Iqbal menjelaskan bahwa Porprov NTB 2026 merupakan bagian dari proses besar untuk mempersiapkan atlet yang akan berlaga, penyelenggara, perangkat pertandingan, hingga kesiapan NTB menjadi tuan rumah PON 2028. Tujuan utama yang ingin dicapai pada PON 2028 adalah memastikan prestasi seluruh atlet meningkat dibandingkan PON sebelumnya.
"Karena PON, pertandingan dalam PON adalah bukan soal menang atau kalah, tetapi keinginan kita untuk terus melakukan pembinaan dan kaderisasi atlet, dan PON ada akan menjadi embrio bagi pembinaan atlet kita ke depan," kata dia.
Tujuan lainnya sesuai amanah Presiden, Pemprov NTB ingin menjadi penyelenggara PON terbaik. Yaitu, menyelenggarakan PON dengan cara yang sebaik mungkin, clean, clear, good governance, dan tidak menyisakan masalah di kemudian hari.
"Sekali lagi kepada lebih dari 4.800 atlet dan 1.000 lebih ofisial, saya harapkan agar menjunjung tinggi profesionalisme, sportivitas, dan kebanggaan sebagai putra-putri terpilih NTB," tandas Iqbal.