Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Anggaran Porprov NTB 2026 Rp14 M, Dampak Ekonomi Ditaksir Rp100 M
Pembukaan Porprov NTB 2026 di Lapangan Bumi Gora Kantor Gubernur NTB, Kamis sore (16/7/2026). (IDN Times/Muhammad Nasir)

Mataram, IDN Times - Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) NTB XII Tahun 2026 resmi digelar mulai 16-26 Juli 2026. Sebanyak 4.860 atlet akan berlaga pada 51 cabang olahraga (cabor) dan tiga cabor eksibisi.

Porprov NTB 2026 menelan anggaran sebesar Rp14 miliar yang berasal dari APBD NTB dan para sponsor. Ketua KONI NTB Mori Hanafi memprediksi perputaran ekonomi selama pelaksanaan Porprov NTB 2026 mencapai Rp100 miliar.

"Porprov kali ini kami yakini bisa meraih penonton lebih dari 150.000 orang. Kami yakini, karena kemarin tinju saja setiap main, satu kali main lebih dari 3.000 orang dari 51 cabor. Dan kami yakini dampak ekonomi yang akan timbul ini pasti lebih, perputaran ekonominya lebih dari Rp100 miliar," kata Mori saat pembukaan Porprov NTB 2026 di Lapangan Bumi Gora Kantor Gubernur NTB, Kamis (16/7/2026) sore.

1. Venue Porprov NTB 2026 tersebar di enam kabupaten/kota

Pembukaan Porprov NTB 2026 di Lapangan Bumi Gora Kantor Gubernur NTB, Kamis sore (16/7/2026). (IDN Times/Muhammad Nasir)

Meskipun pembukaan Porprov NTB 2026 dilakukan hari ini, namun sejumlah cabor sudah menggelar pertandingan sejak 12 Juli lalu. Di antaranya, cabor aerosport, catur, sepak bola, anggar, drumband, sepak takraw, tinju, dan renang, dan beberapa cabang olahraga lainnya.

Porprov NTB 2026 memperlombakan dan mempertandingkan 51 cabor dan tiga cabor ekspedisi dengan jumlah atlet sebanyak 4.860 orang, ofisial sebanyak 1.088 orang, wasit, hakim, dewan juri sebanyak 590 orang, dengan total 758 nomor pertandingan. Venue pertandingan tersebar di 6 kabupaten/kota se-NTB, yaitu Kabupaten Sumbawa Barat, Kabupaten Lombok Timur, Kabupaten Lombok Tengah, Kabupaten Lombok Barat, Kabupaten Lombok Utara, dan Kota Mataram.

Mori menyebutkan anggaran pelaksanaan Porprov NTB 2026 sebesar Rp14 miliar. Berasal dari APBD NTB dan sejumlah sponsor. Di antaranya, PT Aman Mineral Nusa Tenggara sebesar Rp1 miliar, PT Bank NTB Syariah sebesar Rp500 juta. Kemudian, Perum Damri memberikan bantuan bus untuk transportasi sebanyak 20 unit dengan nilai sekitar Rp300 juta, PT Angkasa Pura, PT ASDP dan beberapa sponsor-sponsor lainnya.

2. Ajang seleksi cabor untuk PON 2028

Kontingen Porprov NTB 2026 dari kabupaten/kota. (IDN Times/Muhammad Nasir)

Anggota Komisi V DPR RI tersebut mengatakan bahwa Porprov NTB 2026 merupakan ajang seleksi cabor untuk Pekan Olahraga Nasional (PON) NTB dan NTT 2028. Dia menegaskan bahwa tidak semua cabor yang dipertandingkan di Porprov NTB 2026 akan diikutkan pada PON 2028.

"Kalau nanti memang bagus, atletnya bagus, pelatihnya bagus, maka akan kita ikutkan pada PON 2028. Apabila tidak, maka kami dengan tegas akan membatasi. Dan juga di sini tentunya akan kita pakai sebagai ajang seleksi atlet," ujar Mori.

Atlet peraih juara 1, 2 dan 3 pada Porprov NTB 2026 akan dipersiapkan mengikuti Pelatda jangka panjang untuk menghadapi PON 2028. Mori menjelaskan bahwa Porprov NTB 2026 didesain untuk menghadapi PON tahun 2028.

"Karena itu, kami mengajak kita semua untuk bisa berkolaborasi, karena pemerintah provinsi sudah menargetkan pada PON tahun 2028 kita harus masuk di 5 besar dengan perolehan medali 60 medali emas," sebutnya.

3. Menemukan atlet terbaik untuk membawa nama NTB di level nasional

Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal. (IDN Times/Muhammad Nasir)

Sementara, Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal mengatakan ajang olahraga multievent empat tahunan itu sebagai panggung untuk mengukur hasil pembinaan atlet, menguji mental juara. Sekaligus menemukan bibit-bibit terbaik yang akan membawa nama NTB ke level nasional bahkan internasional.

Dia berpesan kepada seluruh atlet agar bertanding dengan sungguh-sungguh dan mengejar prestasi tanpa mengorbankan sportivitas. Karena kemenangan sejati bukan hanya ditentukan oleh medali yang dibawa pulang, melainkan juga karakter yang ditunjukkan selama pertandingan.

"Kita boleh bersaing di arena, tetapi setelah pertandingan usai, kita tetap selaku satu keluarga besar, keluarga besar NTB," pesannya.

Iqbal menjelaskan bahwa Porprov NTB 2026 merupakan bagian dari proses besar untuk mempersiapkan atlet yang akan berlaga, penyelenggara, perangkat pertandingan, hingga kesiapan NTB menjadi tuan rumah PON 2028. Tujuan utama yang ingin dicapai pada PON 2028 adalah memastikan prestasi seluruh atlet meningkat dibandingkan PON sebelumnya.

"Karena PON, pertandingan dalam PON adalah bukan soal menang atau kalah, tetapi keinginan kita untuk terus melakukan pembinaan dan kaderisasi atlet, dan PON ada akan menjadi embrio bagi pembinaan atlet kita ke depan," kata dia.

​Tujuan lainnya sesuai amanah Presiden, Pemprov NTB ingin menjadi penyelenggara PON terbaik. Yaitu, menyelenggarakan PON dengan cara yang sebaik mungkin, clean, clear, good governance, dan tidak menyisakan masalah di kemudian hari.

​"Sekali lagi kepada lebih dari 4.800 atlet dan 1.000 lebih ofisial, saya harapkan agar menjunjung tinggi profesionalisme, sportivitas, dan kebanggaan sebagai putra-putri terpilih NTB," tandas Iqbal.

Curated For You

Editorial Team

Related Article