Comscore Tracker

Ada “The Daddies”, 7 Pebulutangkis Ganda Putra Raih Gelar Juara Dunia

Kejuaraan bergengsi yang menjadi impian semua atlet!

Badminton World Championships adalah turnamen yang rutin diselenggarakan BWF setiap tahunnya dengan menghadirkan pemain-pemain kelas dunia. Seluruh atlet bersaing demi menempati podium tertinggi di ajang kejuaraan ini.

Sederet pemain top dunia telah berhasil mengalungkan medali emas dan mengibarkan bendera negaranya di tempat tertinggi. Di nomor ganda putra, peta persaingan yang semakin merata justru membuat para atlet semakin termotivasi untuk meraih gelar.

Lantas, siapa saja yang berhasil meraih gelar juara dunia di sektor ganda putra? Check this out!

1. Cai Yun/Fu Haifeng (2011)

Ada “The Daddies”, 7 Pebulutangkis Ganda Putra Raih Gelar Juara DuniaCai Yun/Fu Haifeng (bwfbadminton.com)

Kejuaraan dunia pada tahun 2011 bertempat di Wembley Arena, London, Inggris. Tiongkok berhasil menyapu bersih medali emas dari semua sektor. Di nomor ganda putra, pasangan Cai Yun/Fu Haifeng berhasil hattrick juara dunia setelah dua tahun sebelumnya mereka juga menyabet medali emas.

Di laga final mereka mengalahkan andalan Korea Selatan, Ko Sung Hyun/Yoo Yeon Seong dengan kemenangan straight set 24-22, 21-16.

2. Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan (2013) 

Ada “The Daddies”, 7 Pebulutangkis Ganda Putra Raih Gelar Juara DuniaMohammad Ahsan/Hendra Setiawan menjadi juara dunia tahun 2013. (instagram.com/hendrasansan)

Menjadi unggulan keenam di nomor ganda putra kala itu, rupanya membuat Ahsan/Hendra bertekad untuk meraih gelar juara dunia. Ganda putra berjuluk “The Daddies” itu berhasil menaiki podium tertinggi usai di final mengalahkan pasangan Denmark, Mathias Boe/Carsten Mogensen, dalam dua gim 21-13, 23-21.

Kejuaraan yang berlangsung di Guangzhou, Cina ini menjadi saksi Sang Merah Putih berjaya di posisi teratas.

3. Ko Sung Hyun/Shin Baek Cheol (2014) 

Ada “The Daddies”, 7 Pebulutangkis Ganda Putra Raih Gelar Juara DuniaKo Sung Hyun/Shin Baek Cheol (bwfbadminton.com)

Di tahun berikutnya, pasangan asal Korea Selatan, Ko/Shin, mengambil alih tahta gelar world champion yang sebelumnya dimiliki pasangan Indonesia, Ahsan/Hendra. Kesuksesan Ko/Shin dalam meraih gelar juara dunia di Ballerup Arena, Kopenhagen, Denmark mencatatkan prestasi baru bagi federasi bulutangkis Korea Selatan yang sebelumnya diraih pasangan Ha Tae Kwon/Kim Dong Moon pada tahun 1999.

Di laga final, Ko/Shin berhasil menaiki podium usai mengalahkan rekan senegaranya, Lee Yong Dae/Yoo Yeon Seong, dalam pertarungan sengit tiga gim dengan skor 22-20, 21-23, 21-18.

4. Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan (2015) 

Ada “The Daddies”, 7 Pebulutangkis Ganda Putra Raih Gelar Juara DuniaThe Daddies berhasil menjadi juara dunia untuk kedua kali. (instagram.com/king.chayra)

Menjadi juara dunia untuk yang kedua kalinya, tentu bukan hal yang mudah bagi Ahsan/Hendra. Setelah sukses meraih medali emas pada tahun 2013, pasangan Indonesia ini mampu menaiki kembali podium juara yang kali ini diselenggarakan di Senayan, Jakarta.

Dengan dukungan masyarakat Indonesia, The Daddies berhasil finish di posisi pertama usai di laga puncak mengalahkan wakil China, Liu Xiaolong/Qiu Zihan dengan kemenangan straight game dengan skor 21-17, 21-14.

Baca Juga: M Talbiah Taranggana, Siswa SMAN 1 Dompu Lolos Paskibraka Nasional

5. Zhang Nan/Liu Cheng (2017) 

Ada “The Daddies”, 7 Pebulutangkis Ganda Putra Raih Gelar Juara DuniaLiu Cheng/Zhang Nan (bwfbadminton.com)

Kesuksesan Tiongkok dalam regenerasi atletnya memang tidak perlu diragukan lagi. Setelah sebelumnya Cai Yun/Fu Hai Feng yang sukses meraih gelar juara dunia empat kali, kali ini pasangan Zhang Nan/Liu Cheng yang berhasil naik ke podium tertinggi.

Kejuaraan dunia yang bertempat di Glasgow, Skotlandia ini menjadi saksi perjuangan Zhang Nan/Liu Cheng meraih gelar world champion usai mengalahkan pasangan Indonesia, Mohammad Ahsan/Rian Agung Saputro dalam dua set langsung 21-10, 21-17 di laga final.

6. Li Junhui/Liu Yuchen (2018) 

Ada “The Daddies”, 7 Pebulutangkis Ganda Putra Raih Gelar Juara DuniaLi Junhui/Liu Yuchen (instagram.com/liuyuchen88888)

Kejuaraan yang berlangsung di Nanjing, Tiongkok ini sukses mengantarkan sang tuan rumah meraih 2 medali emas lewat nomor ganda putra dan ganda campuran. Di sektor Mens Doubles, pasangan Li/Liu atau yang biasa dijuluki “Duo Menara” ini berhasil keluar sebagai juara dunia tahun 2018.

Itu usai di partai final mengalahkan pemain andalan Jepang, TakeshiKamura/KeigoSonoda dengan skor 21-12, 21-19. Mereka mengaku bermain di depan publik sendiri tidak membuat merasa tertekan dan justru termotivasi berkat dukungan masyarakat di sana.

7. Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan (2019) 

Ada “The Daddies”, 7 Pebulutangkis Ganda Putra Raih Gelar Juara DuniaMohammad Ahsan/Hendra Setiawan juara dunia untuk ketiga kalinya. (instagram.com/hendrasansan)

Memasuki usia yang sudah tidak muda lagi dan bisa kembali menaiki podium juara untuk yang ketiga kalinya, membuat semua orang tak bisa berhenti mengagumi sosok “The Daddies” ini. 2013, 2015, dan 2019 adalah tahun yang sangat spesial bagi Ahsan/Hendra karena berhasil mengalungkan medali emas dan meraih titel juara dunia lagi untuk yang ketiga kalinya.

Tak heran, para atlet badminton menyebut mereka ‘legend’ karena prestasi yang diperolehnya luar biasa. Kejuaraan yang bertempat di Basel, Swiss ini menjadi saksi perjuangan Ahsan/Hendra juara usai mengalahkan pasangan Jepang, Takuro Hoki/Yugo Kobayashi dengan skor 25-23, 9-21, 21-15. Sungguh, sebuah pencapaian yang sangat membanggakan!

Nah, itulah nama-nama atlet bulutangkis yang pernah menyandang gelar juara dunia. Sejatinya, mereka layak mendapatkan gelar tersebut karena kerja keras dan motivasi yang dimilikinya. Jadi dari nama-nama tersebut, siapakah pemain favoritmu?

Baca Juga: Ini 5 Alasan Kenapa Wisatawan Gak Mau Pulang dari Lombok

Alif Via Anisa Dwi Wulandari Photo Community Writer Alif Via Anisa Dwi Wulandari

Remaja yang masih belajar menulis~

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Ernia Karina
  • Linggauni

Berita Terkini Lainnya