Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Wisatawan Lokal Tenggelam di Air Terjun Sendalem Lombok Barat
ilustrasi tangan yang menggapai dan meminta pertolongan (unsplash.com/Andreea Popa)

Lombok Barat, IDN Times - Wisatawan lokal asal Kota Mataram dilaporkan hilang saat berwisata di Air Terjun Sendalem Kawasan Hutan Lindung Sesaot Kecamatan Narmada di Lombok Barat Nusa Tenggara Barat (NTB), Selasa (26/12/2023). Korban inisial FMJ (19) ini diduga tenggelam saat bermain air bersama teman-temannya di Air Terjun Sendalem. 

Kapolsek Narmada Polresta Mataram Komisaris Polisi Kadek Metria turun langsung guna memimpin proses pencarian terhadap korban. Turut pula mendampingi Piket Pawas Polsek Narmada Ipda Ramli, Kepala SPKT Aiptu I Nengah Sumadiarta, Panit Opsnal Reskrim Aipda I Gede Sulestra, Bripka I.P Suardika, dan Banit Intel Bripka Edi Sasmita.

1. Kronologi kejadian

Polisi turun melakukan pencarian wisatawan lokal asal Kota Mataram yang tenggelam di Air Terjun Sendalem Sesaot Lombok Barat. (dok. Istimewa)

Kadek Metria mengaku memperoleh laporan orang hilang wisatawan lokal Kota Mataram di Air Terjun Sendalem. Teman korban atas nama Rizki Aditya Saputra melaporkan hilangnya rekannya inisial FMJ di lokasi kejadian pukul 16.00 Wita. 

"Menurut keterangannya sekitar pukul 13.10 WITA dan sampai pukul 16.09 WITA, belum ditemukan korban FMJ yang sedang mandi bersama teman-temannya di lokasi tersebut," jelas Kadek Metria.

2. Korbam pergi delapan orang

Polisi turun melakukan pencarian terhadap wisatawan lokal yang hilang tenggelam di Air Terjun Sendalem Sesaot Lombok Barat. (dok. Istimewa)

Kadek Metria menjelaskan korban berwisata ke Air Terjun Sendalem bersama tujuh rekannya. Delapan wisatawan lokal ini tiba ke lokasi pukul 11.00 Wita dan bermain air. Hingga akhirnya korban dilaporkan tenggelam pukul 13.10 Wita. 

Lokasi korban tenggelam sekitar 6 km dari Taman Wisata Bunut Ngengkang yang masuk kawasan Hutan Lindung Sesaot. Anggota Polsek Narmada yang melakukan pencarian mengalami kesulitan karena kawasan itu diguyur hujan lebat.

3. Koordinasi dengan Tim SAR melakukan pencarian

Ilustrasi Tim SAR saat melakukan proses pencarian. IDN Times/ Bramanta Pamungkas

Polsek Narmada selanjutnya berkoordinasi dengan Tim SAR bersama-sama melakukan pencarian terhadap korban FMJ.

"Kami juga mengimbau kepada masyarakat dan para pengunjung di objek-objek wisata untuk tidak melakukan hal-hal yang menimbulkan risiko apalagi kondisi cuaca yang tidak menentu," harapnya.

Editorial Team

Related Article