Tak Ada Pasar, Pedagang Kota Bima Jual Sapi Kurban di Pinggir Jalan

Kota Bima, IDN Times - Karena tidak disediakan pasar hewan, pedagang sapi kurban di Kota Bima Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) memilih lokasi jualan di pinggir jalan raya. Aktivitas itu seperti yang terlihat di pinggir jalan Kelurahan Dara Kecamatan Rasana'e Barat pada Sabtu (9/7/2022).
Dari pantauan IDN Times, lokasi yang tidak jauh dari Pasar Raya Amahami tersebut terlihat sejumlah kandang yang dibuat menggunakan bambu, kayu dan beratap terpal. Para pedagang terlihat sesekali tersenyum lebar ketika didatangi pengunjung. Mereka merupakan warga dari Kelurahan Pena To'i Kecamatan Mpuda dan sebagian lain pedagang dari Kelurahan Raba Dompu Kecamatan Raba.
1. Pemerintah Kota Bima hanya menyediakan pasar kambing

Pedagang sapi kurban, Rohani mengaku sengaja menjual sapi potong di lokasi setempat. Karena Pasar Sapi di Kota Tepian Air ini belum disediakan oleh pemerintah daerah. Mereka hanya menyediakan pasar untuk berjualan hewan ternak kambing berlokasi di area Pasar Paruga, Kecamatan Rasana'e Barat.
"Kalau pasar kambing dari dulu sudah ada. Sedangkan pasar hewan seperti sapi dan kerbau belum mereka sediakan," ungkap dia saat ditemui IDN Times disela-sela menjajakan dagangannya pada Sabtu (9/7/2022).
2. Jual beli akan lebih teratur jika disediakan pasar sapi

Menurut Rohani, pemerintah daerah harusnya menghadirkan lokasi untuk berjualan sapi bagi warga. Agar jual beli sapi bisa teratur dan berpusat pada satu tempat, sehingga masyarakat dengan mudah mendapatkannya. Tidak lagi harus mencari dengan menyisir dari satu titik ke titik yang lain.
"Maunya saya seperti yang ada di daerah lain. Misalnya di Jakarta, di sana ada pasar sapi nya, mereka dengan santai menunggu pembeli yang datang," terang warga Kelurahan Pena To'i Kecamatan Mpuda ini.
Kalaupun alasan mereka khawatir mengotori kawasan pasar komoditas lain, malah menurut dia justru pasar kambing yang lebih luas dampaknya. Karena pasar kambing dinilai lebih bau dibandingkan dengan pasar sapi.
"Buat kami yang penting ada pasarnya, mau dibangun di kawasan pinggiran gak apa-apa. Kalaupun misalnya alasan mereka gak boleh berada di tengah kota," tegas ibu dua anak ini.
3. Jual sapi di pinggir jalan tak bisa ditinggal, khawatir digasak maling

Menjual sapi di pinggir jalan seperti ini diakui rawan mengingat potensi adanya maling di malam hari. Terlebih belakangan ini, wilayah Kota dan Kabupaten Bima rawan terjadi pencurian ternak.
"Sasaran mereka ternak yang dilepas liar. Bagaiamana kalau yang sudah diikat seperti ini. Jadi makin gampang mereka angkut, makanya gak boleh ditinggal, harus dijaga pada malam hari," bebernya.
Berbeda misalnya jika sudah ada pasar sapi. Bisa ditinggal, karena sudah ada petugas yang menjaga keamanan pasar. Sehingga bisa mengerjakan tugas lain sehingga tidak setiap waktu menjaga hewan ternak.
"Pokoknya akan lebih santai buat kami kalau sudah ada pasar sapi," bebernya.
4. Sapi yang dijual laris dibanding tahun lalu

Meski belum ada fasilitas penunjang, namun rezeki mereka tahun ini naik signifikan dibandingkan saat puncak pandemik COVID-19 pada Idul Adha tahun 2021 lalu. Bahkan, saat itu dia alami kerugian puluhan juta rupiah. Karena dari belasan ekor yang dijual, yang laku hanya empat ekor saja.
"Alhamdulillah kalau rezeki tahun ini, hanya tinggal satu ekor yang belum laku. Sementara belasan ekor lainnya sudah laris. Cuman yang sudah laku masih disimpan di sini, mereka baru datang ambil ketika pada hari raya qurban besok," terang dia.
Sapi-sapi yang dijual tersebut diakui dibeli 3 pekan lalu dari daerah lain seperti Kabupaten Bima dan Dompu. Baru kemudian dipasarkan menjelang hari raya kurban. Untuk sapi ukuran besar dengan total timbangan hidup seberat 150 kilogram, akan dijual Rp15 juta per ekor.
Sedangkan paling kecil dengan berat 100 kilogram akan dipasarkan dengan harga per ekor Rp10 juta. "Lumayan lah dapat untung. Pada satu ekor sapi saya bisa dapat keuntungan Rp1 juta hingga Rp2 juta," pungkasnya.



![[QUIZ] Sudah Tersakiti tapi Masih Bertahan? Cari Tahu Alasannya dari Kuis Ini!](https://image.idntimes.com/post/20251113/pexels-gustavo-fring-4173140_8317ea12-c705-4b40-9e7b-c03fd3b3b51d.jpg)
![[QUIZ] Bagaimana Kepribadianmu saat Sendirian? Cari Tahu di Sini!](https://image.idntimes.com/post/20260404/1000013396_7125005e-5677-451a-8d3d-0ba37705bec5.jpg)














