Mataram, IDN Times - Nama Dokter Tri Maharani sudah lama dikenal sebagai sosok yang berada di balik berbagai upaya penyelamatan korban gigitan ular berbisa di Indonesia. Dokter spesialis kedaruratan ini mendedikasikan kariernya untuk bidang yang masih sangat langka, yakni toksinologi klinis, khususnya penanganan keracunan akibat bisa ular dan hewan berbisa.
Namanya semakin dikenal setelah menjadi salah satu penyusun pedoman penanganan gigitan ular berbisa Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan aktif memperjuangkan ketersediaan serum antibisa di Indonesia. Hingga kini, Tri Maharani masih menjadi figur paling menonjol dalam pengembangan ilmu toksinologi ular berbisa di Tanah Air.
