Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Paus Sepanjang 25 Meter Terdampar di Kawasan Wisata 17 Pulau Riung NTT
Paus Sepanjang 25 Meter Terdampar di Kawasan Wisata 17 Pulau Riung. (Dok Polres Ngada)
  • Seekor paus sekitar 25 meter ditemukan terdampar dalam keadaan hidup di perairan dangkal Pulau Kolong, kawasan TWAL 17 Pulau Riung, NTT, Jumat pagi.

  • Nelayan melaporkan temuan tersebut kepada warga dan Resort KSDA Riung; petugas gabungan kemudian menuju lokasi untuk memeriksa serta melakukan penanganan awal.

  • Evakuasi terkendala ukuran paus dan air laut surut. Tidak ditemukan luka, penyebab terdampar belum pasti, sementara petugas memantau upaya mengarahkan paus ke laut dalam.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Seekor paus sepanjang sekitar 25 meter terdampar dalam keadaan hidup di perairan dangkal Pulau Kolong, kawasan TWAL 17 Pulau Riung. Evakuasi menunggu air laut pasang.
  • Who?
    Nelayan Goloite dari Desa Ite Jaya menemukan paus tersebut. Resort KSDA Riung, Polsek Riung, Babinsa Posramil 01 Riung, warga, dan wisatawan melakukan penanganan awal.
  • Where?
    Paus terdampar di perairan Pulau Kolong atau depan Pulau Kelelawar, dalam kawasan Taman Wisata Alam Laut 17 Pulau Riung, Kecamatan Riung, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur.
  • When?
    Paus ditemukan Jumat, 30 Oktober 2026, sekitar pukul 05.00 WITA. Upaya evakuasi direncanakan kembali sekitar pukul 12.00 WITA saat air laut pasang.
  • Why?
    Penyebab paus terdampar hingga saat ini belum ada kepastian. Pemeriksaan awal tidak menemukan luka pada tubuhnya; paus diduga masuk ke perairan dangkal atau mengalami gangguan kesehatan.
  • How?
    Warga, wisatawan, dan petugas menyiram tubuh paus dengan air laut agar tetap basah. Petugas gabungan mendatangi lokasi menggunakan perahu tradisional dan memantau kondisi paus sebelum mengarahkannya ke laut dalam.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Seekor paus besar panjangnya 25 meter terdampar di air dangkal dekat Pulau Kolong, NTT. Seorang nelayan melihatnya pagi-pagi. Warga, wisatawan, dan petugas menyiram tubuh paus dengan air laut supaya tetap basah. Paus tidak terluka. Petugas menunggu air pasang untuk membantunya kembali ke laut dalam.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Kupang, IDN Times — Seekor paus berukuran sekitar 25 meter terdampar di perairan Pulau Kolong, kawasan Taman Wisata Alam Laut (TWAL) 17 Pulau Riung, Kecamatan Riung, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT), Jumat (30/10/2026) pagi. Mamalia laut tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang nelayan asal Goloite, Desa Ite Jaya, sekitar pukul 05.00 WITA saat pulang melaut.

Kapolsek Riung, Ipda Martinus Riang, mengatakan nelayan tersebut kemudian melaporkan temuan itu kepada masyarakat dan petugas Resort Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) Riung. Laporan tersebut disampaikan sesaat setelah paus ditemukan pada Jumat pagi.

1. Petugas gabungan menuju lokasi

Paus Sepanjang 25 Meter Terdampar di Kawasan Wisata 17 Pulau Riung. (Dok Polres Ngada)

Selanjutnya, Kepala Resort KSDA Riung, David Daing, berkoordinasi dengan Kapolsek Riung, Ipda Martinus Riang, Babinsa Posramil 01 Riung, serta sejumlah petugas lintas sektor lainnya untuk melakukan penanganan.

"Hewan ditemukan nelayan terlebih dahulu ya ketika itu melintasi perairan Pulau Kolong atau di depan Pulau Kelelawar. Nelayan itu melihat seekor paus berukuran besar terdampar di perairan dangkal dalam keadaan hidup," tukasnya.

Petugas gabungan berkumpul di dermaga pariwisata Nangamese tiga jam setelah penemuan dan mempersiapkan upaya penanganan lalu ke lokasi menggunakan satu unit perahu tradisional. Perjalanan laut tersebut memakan waktu sekitar satu jam dan pemeriksaan dilakukan ke paus yang masih hidup.

2. Evakuasi terkendala air laut surut

Paus Sepanjang 25 Meter Terdampar di Kawasan Wisata 17 Pulau Riung. (Dok Polres Ngada)

Untuk di lokasi sendiri, para warga sekitar dan wisatawan sedang menyiram air laut ke tubuh paus tersebut agar tetap dapat bertahan. petugas gabungan juga melanjutkan upaya penyelamatan awal dengan menyiramkan air laut ke tubuh paus agar tetap basah.

"Supaya kondisinya terjaga selama berada di perairan dangkal apalagi saat air laut surut," tambahnya.

Proses evakuasi belum bisa dilakukan karena ukuran paus yang sangat besar ditambah dengan surutnya air laut. Upaya evakuasi dilakukan kembali sekitar pukul 12.00 WITA ketika air laut pasang agar hewan tersebut dapat diarahkan kembali menuju perairan yang lebih dalam.

3. Tidak ditemukan luka pada tubuh paus

Paus Sepanjang 25 Meter Terdampar di Kawasan Wisata 17 Pulau Riung. (Dok Polres Ngada)

Martinus menyebut tak ada luka-luka pada tubuh paus dan penyebab hingga paus itu terdampar masih belum diketahui secara pasti. Dugaan sementara, paus itu masuk ke perairan dangkal atau sedang mengalami gangguan kesehatan.

"Saat petugas melakukan pemeriksaan awal tak ada luka-luka dan penyebabnya terdampar belum bisa dipastikan," tandasnya.

Martinus juga menyebutkan peristiwa paus terdampar bukan pertama kali terjadi di perairan Riung sepanjang 2026. Namun, kejadian sebelumnya berlangsung di lokasi perairan yang berbeda. Petugas gabungan masih melakukan penanganan dan pemantauan untuk memastikan paus tersebut dapat kembali ke habitatnya di laut dalam.

Curated For You

Editorial Team

Related Article