7 Investor Masuk Mandalika: Bangun Hotel, Wisata Air dan Pacuan Kuda

ITDC sebut Mandalika semakin menarik investor

Mataram, IDN Times - PT Pengembangan Pariwisata Indonesia atau Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) menandatangani kerja sama dengan tujuh investor yang akan mengamankan investasinya di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika.

Investor tersebut akan membangun akomodasi perhotelan, wahana wisata air hingga arena pacuan kuda. Direktur Operasi ITDC Troy Reza Warokka mengatakan investor tersebut akan merealisasikan investasinya pada 2024 ini.

"Dengan penandatanganan tujuh investasi di Mandalika menjadi sinyal yang cukup positif. Investasinya beragam mulai dari perhotelan, fasilitas wisata air dan arena pacuan kuda. Itu menjadi tanda bahwa Mandalika ini menarik untuk para investor," kata Troy di Mataram, Sabtu (17/2/2024).

1. Tujuh investor yang masuk berinvestasi di KEK Mandalika

7 Investor Masuk Mandalika: Bangun Hotel, Wisata Air dan Pacuan KudaSirkuit Mandalika. (IDN Times/Muhammad Nasir)

Troy menyebutkan tujuh investor yang telah menandatangani kerja sama investasi di KEK Mandalika. Antara lain, PT Arena Pacu Nusantara terkait pengembangan The Horse Tainment Estate atau Pacuan Kuda, PT ARCS House untuk pengembangan Hotel Jambuluwuk.

Kemudian PT Istana Putri Mandalika untuk pengembangan Hotel Novotel. Selanjutnya, PT Ecomarine Indo Putra untuk pengembangan Wibit Water Sport dan Circuit Café.

Selain itu, PT Anjasmoro Sukses Mandiri untuk pengembangan Hotel dan Komersial, PT Star Motorsport Indonesia untuk pengembangan Mandalika Circuit Experience, dan PT Nora Jelajah Indonesia untuk Mandalika Racing Experience.

Baca Juga: 10 PPPK Pemprov NTB Mengundurkan Diri Usai Lolos Seleksi

2. Investor Dubai dan Malaysia lirik Mandalika

7 Investor Masuk Mandalika: Bangun Hotel, Wisata Air dan Pacuan KudaTurbo Ultimate Experience 2023 di Sirkuit Mandalika. (IDN Times/Muhammad Nasir)

Troy menambahkan belum lama ini, rombongan investor asal Dubai dan Malaysia juga tertarik berinvestasi di KEK Mandalika. Belakangan ini, banyak kedutaan besar yang memfasilitasi kunjungan investor ke Mandalika.

"Jadi buat investor memang menarik Mandalika. Yang membuat menarik adalah situasi yang kondusif. Eventnya juga konsisten di Mandalika. Sirkuit Mandalika menjadi pemicu utama," kata Troy.

Troy mengungkapkan sekarang banyak turis asing yang berkunjung ke Mandalika. Sarana akomodasi selain hotel berbintang, banyak juga berdiri vila-vila di sekitar kawasan Mandalika.

3. Serap 1.800 tenaga kerja hotel dan restoran

7 Investor Masuk Mandalika: Bangun Hotel, Wisata Air dan Pacuan KudaHotel Pullman Mandalika. (IDN Times/Muhammad Nasir)

KEK Mandalika memiliki luas 1.175 hektare. KEK Mandalika telah dilengkapi dengan jaringan jalan sepanjang 42,15 km, jaringan listrik dan komunikasi, instalasi air bersih dan air kotor, jaringan drainase sepanjang 16,8 km, Bazaar Mandalika yang merupakan area UMKM berkapasitas 302 kios, Kuta Lane, Balawista dan Masjid Nurul Bilad serta sentra parkir.

Troy menambahkan ITDC sedang menyiapkan instalasi Ground Water Tank (GWT) berkapasitas 23.000 m3/hari. Selain itu, ITDC juga akan membangun Wastewater Treatment Plant (WWTP) berkapasitas 18.000 m3/hari dan Solid Waste Treatment Plant (SWTP) berkapasitas 358 m3/hari.

Berdasarkan perhitungan ITDC, multiplier effect yang timbul dari pengembangan KEK Mandalika berupa penyerapan tenaga kerja lokal sebanyak 350 tenaga kerja operasional dan pemeliharaan, 1.800 tenaga kerja hotel dan restoran, 800 tenaga konstruksi dan 8.000 tenaga kerja event.

Sementara, jumlah akomodasi wisata dan bisnis pendukung di dalam dan seputar kawasan Mandalika sebanyak 947 kamar hotel, 410 kamar vila, 1.800 kamar homestay, 40 restoran, 15 toko modern, 5 beach club, dan 5 spa serta empat toko surfing. Selain itu, juga tersedia 1 SPBU, dan 5 klinik kesehatan.

Baca Juga: Real Count KPU, ini Caleg Dapil NTB II Berpotensi Lolos ke Senayan

Topik:

  • Linggauni

Berita Terkini Lainnya