Gubernur Pastikan Pemprov NTB Tak Menanggung Hosting Fee MotoGP 2026

Mataram, IDN Times - Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal memastikan hosting fee MotoGP Mandalika 2026 ditanggung pemerintah pusat. Dia mengatakan Pemprov NTB tidak ikut dalam menanggung pembayaran hosting fee MotoGP Mandalika 2026.
MotoGP Mandalika 2026 atau Pertamina Grand Prix of Indonesia akan digelar pada 9 - 11 Oktober 2026. MotoGP Mandalika 2026 merupakan gelaran tahun kelima di Sirkuit Mandalika sejak gelaran perdana pada 2022.
"Itu urusan pemerintah pusat kalau hosting fee," kata Iqbal dikonfirmasi di Mataram, Senin (29/6/2026).
1. Pemprov NTB mendukung kelancaran pelaksanaan MotoGP Mandalika

Dengan tidak ikut membayar hosting fee, kata Iqbal, bukan berarti Pemprov NTB tidak berkontribusi dalam pelaksanaan MotoGP Mandalika. Dia menjelaskan bahwa Pemprov NTB memberikan kontribusi dalam bentuk lain untuk mendukung kelancaran pelaksanaan MotoGP Mandalika 2026.
"Kita memberikan bantuan dalam bentuk in-kind seperti tahun lalu. Sebenarnya tidak ada yang mewajibkan pemerintah daerah untuk terlibat di dalam hosting fee. Tapi pemerintah daerah sebagai host, sebagai tempat, berkontribusi mendukung," jelas Iqbal.
Salah satu bentuk dukungan konkret adalah pembebasan biaya tim kesehatan yang dulunya ditanggung ITDC dan MGPA. Biaya yang dikeluarkan penyelenggara mencapai miliaran. Mulai tahun lalu, kata Iqbal, biaya untuk tim kesehatan dibayar oleh Pemprov NTB.
"Seperti dulu mereka bayar untuk tim kesehatan, itu mahal berapa miliar. Sejak tahun lalu, kita gratiskan. Jadi dari Pemda yang akan bayar ke rumah sakit. Berputar di dalam uang itu, tapi tetap ada nilainya," jelasnya.
2. Siapkan suttle bus dan helikopter

Selain sektor medis, Pemprov NTB juga menyiapkan suttle bus gratis bagi penonton dari Kota Mataram dan Praya menuju Sirkuit Mandalika. Kemudian penyiapan fasilitas helikopter evakuasi yang digunakan pada saat perhelatan MotoGP.
"Dari medical kita bantu, helikopter kita bantu walaupun tidak punya, meskipun minjam-minjam. Untuk pagelaran kebudayaan juga kita bantu," tuturnya.
3. Target penonton bukan cuma kejar kuantitas tapi kualitas

Pada gelaran MotoGP Mandalika 2026, Iqbal menyatakan Pemprov NTB tidak hanya mengejar kuantitas tetapi kualitas. Sehingga perputaran ekonomi semakin besar dari penonton yang datang ke NTB.
Pada MotoGP Mandalika 2025 yang diselenggarakan pada 3–5 Oktober 2025, jumlah penonton mencetak rekor baru dengan total 140.324 orang. "Mudah-mudahan sama dengan tahun lalu. Kan tahun lalu sebetulnya sudah full capacity. Jadi sebetulnya yang kita harapkan bukan sekedar angka, tapi kualitas penonton yang datang," pungkas Iqbal.
Saat ini, tiket MotoGP Mandalika 2026 sudah dijual. Untuk tiket early bird sudah ludes terjual pada pekan lalu. Penyelenggara MotoGP Mandalika 2026 kini resmi membuka penjualan tiket Presale 1 yang berlangsung mulai 25 Juni 2026.
Pada periode Presale 1, penggemar MotoGP Mandalika masih dapat menikmati harga spesial dengan potongan hingga 30 persen untuk kategori Grandstand dan potongan 20 persen untuk kategori VIP Hospitality.
Untuk kategori Regular Grandstand, tiket Zona E, G, H, dan I tersedia dengan harga Rp280.000 dari harga normal sebesar Rp400.000. Sementara itu, kategori Premium Grandstand menawarkan tiket pada Zona A seharga Rp1.225.000 dari harga normal Rp1.750.000.
Sedangkan Zona B, C, J, dan K seharga Rp630.000 dari harga normal Rp900.000. Sementara, VIP Hospitality dengan harga Presale 1, yaitu Deluxe Class Rp12.000.000 dan Luxury Tent T1 Rp6.200.000.

















