Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Sepat Sumbawa, Ikan Bakar dengan Kuah Asam Samawa

Kab. Sumbawa
2 min read
Sepat Sumbawa, Ikan Bakar dengan Kuah Asam Samawa
Ilustrasi ikan bakar dan menu seafood dengan suasana warung pantai yang ramai. (pexels.com/Emre Simsek)
  • Sepat adalah hidangan khas Samawa berupa ikan bakar, seperti kakap, kerapu, atau baronang, yang disajikan bersama kuah asam berisi sayuran.
  • Kuah sepat memadukan asam jawa, mangga muda, belimbing wuluh, atau jeruk limau dengan cabai, kemangi, dan bumbu lain; terung, tomat, serta cabai dapat dibakar lebih dahulu.
  • Selain ikan, sepat dapat memakai udang atau ayam bakar, disantap dengan nasi hangat, dikenal sebagai menu berbuka puasa, dan didokumentasikan dalam buku Sepat Kuliner Samawa tahun 2023.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Di Sumbawa, ikan bakar bisa datang dengan semangkuk kuah asam berisi sayuran. Perpaduan ini dikenal sebagai sepat, salah satu hidangan khas masyarakat Samawa.

Namanya mungkin mengingatkan pada ikan sepat air tawar. Dalam sajian ini, ikan bakarnya bisa memakai kakap, kerapu, atau baronang.

Rasa masam kuahnya bisa datang dari mangga muda atau belimbing wuluh. Pada beberapa racikan, terung dan cabai juga ikut dibakar sebelum dicampur ke kuah.

  1. 1. Terungnya bisa ikut dibakar

    ilustrasi terung bakar (pixabay.com/feherandras)
    ilustrasi terung bakar (pixabay.com/feherandras)

    Sepat di Desa Wisata Labuhan Kertasari, Sumbawa Barat, memakai ikan yang sudah dibakar. Pelengkapnya antara lain terung, irisan mentimun, dan daun lomok.

    Dalam salah satu racikan komunitas Samawa, terung, tomat, dan cabai juga lebih dulu dibakar. Bahan itu lalu dicampur ke kuah bersama ikan yang sudah matang.

    Sepat juga bisa dibuat dengan udang atau ayam sebagai ganti ikan. Dalam versi yang dicatat Ikatan Komunitas Keluarga Samawa, udang dan ayam sama-sama dibakar sebelum masuk ke kuah.

  2. 2. Kuahnya punya lebih dari satu sumber rasa asam

     black and red ceramic bowl with food on brown wooden table
    Ilustrasi ikan kuah asam (Unplash/bao Menglong)

    Asam jawa menjadi salah satu bahan untuk meracik kuah sepat. Dalam catatan resep komunitas Samawa, asam jawa dikenal dengan sebutan bage.

    Mangga muda dan belimbing wuluh juga bisa memberi rasa masam. Perasan jeruk limau dapat ditambahkan pada racikan kuahnya.

    Rasa asamnya ditemani pedas cabai dan aroma daun, seperti kemangi. Salah satu versi di Sumbawa Barat juga memasukkan kemiri ke dalam bumbunya.

  3. 3. Kuah dan nasi bisa disantap terpisah

    ilustrasi nasi sisa semalam
    ilustrasi nasi sisa semalam (pexels.com/makafood)

    Sepat bisa datang dengan nasi hangat di piring sendiri. Dalam penyajian yang dicatat Media Keuangan di Sumbawa Barat, nasi disendok lebih dulu, lalu kuah diseruput.

    Hidangan ini juga dikenal sebagai menu berbuka puasa di Sumbawa. Di warung pesisir yang dikunjungi Media Keuangan, sepat bahkan disajikan bersama pelecing kangkung khas Lombok.

    Sepat bahkan punya buku yang khusus mendokumentasikan hidangan ini. Buku Sepat Kuliner Samawa, yang diluncurkan di Sumbawa pada 2023, merekam resep dan cerita di baliknya.

Related Articles

See More