Sejarah Ayam Taliwang: Benarkah Lahir dari Konflik Dua Kerajaan?

- Ayam taliwang merupakan olahan ayam kampung muda khas Lombok berbumbu cabai dan terasi, umumnya dibakar meski tersedia versi goreng dengan variasi rasa.
- Hidangan ini berkembang di Karang Taliwang, Mataram, yang warganya diyakini berasal dari Taliwang, Sumbawa Barat; catatan menyebut penjualannya sudah ada sejak 1960-an.
- Ayam taliwang lazim disajikan dengan nasi putih, pelecing kangkung, dan beberuk terung; pada 2015, hidangan ini ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia.
Ayam taliwang adalah olahan ayam kampung muda khas Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). Hidangan ini paling dikenal dalam bentuk ayam bakar berbumbu cabai dan terasi yang rasanya pedas gurih.
Nama Taliwang juga merujuk pada sebuah wilayah di Pulau Sumbawa. Kaitannya dengan kuliner Lombok bisa ditelusuri lewat Karang Taliwang, kawasan di Kota Mataram tempat hidangan ini berkembang.
Ayam taliwang kini bisa ditemukan di luar Lombok. Pada 2015, hidangan ini ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia.
1. Cabai dan terasi jadi ciri bumbunya

Ilustrasi ayam Taliwang, selalu dicari turis. (Pinterest/ResepMamiku.com) Cabai memberi rasa pedas, sementara terasi menambah rasa gurih pada bumbu ayam taliwang. Salah satu racikan yang memakai cabai merah kering, bawang merah, bawang putih, tomat, santan dan gula merah.
Salah satu cara memasaknya dimulai dengan menumis bumbu yang sudah dihaluskan. Bumbu tumis lalu dibalurkan ke ayam sebelum dibakar.
Selain versi bakar, ada pula ayam taliwang goreng. Pilihan bumbunya juga beragam, mulai dari yang manis sampai yang pedas.2. Jejak Taliwang di Sumbawa dan Lombok

Ilustrasi ayam Taliwang, selalu dicari turis. (Pinterest/antaranews.com) Inventarisasi Balai Pelestarian Nilai Budaya Bali mencatat peran warga Karang Taliwang di Cakranegara, Kota Mataram, dalam memperkenalkan ayam taliwang di Lombok. Riwayat setempat menyebut leluhur warga Karang Taliwang datang dari Taliwang di Sumbawa Barat.
Salah satu kisah mengaitkan asal hidangan ini dengan kedatangan orang Taliwang ke Lombok pada masa konflik Kerajaan Selaparang dan Kerajaan Karangasem. Dalam kisah itu, ayam pelalah racikan juru masak Taliwang disebut sebagai cikal bakal ayam taliwang.
Penelitian dalam Jurnal Humanitas mencatat bahwa ayam taliwang sudah dijual pada 1960-an. Hidangan ini makin populer pada dasawarsa berikutnya.3. Pelecing kangkung dan beberuk jadi pendamping

Potret pelecing urap khas Lombok (IDN Times/Dhiya Awlia Azzahra) Seporsi ayam taliwang biasanya disajikan bersama nasi putih dan pelecing kangkung. Pelecing dibuat dari kangkung rebus yang diberi sambal tomat dengan cabai dan terasi.
Beberuk terung juga kerap menemani ayam taliwang. Salah satu versinya memakai potongan terung mentah dan kacang panjang yang dicampur sambal tomat.
Beberuk sudah menemani nasi ayam taliwang ketika makanan ini masih dijajakan di kampung dan pasar. Pelecing kangkung kemudian ikut melengkapi menu seiring berkembangnya rumah makan ayam taliwang.


















![[QUIZ] Cek, Seberapa Tahu Kamu tentang Bahan Plecing Lombok? Jawab Kuis Ini!](https://image.idntimes.com/post/20230312/vitalis-arnoldus-jf89mwhjfvg-unsplash-b121dd274fc59823751d4fc3269072dc-c956b02891239d28f24e3cfcce7d263d.jpg)
